Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Diramal Menguat, Simak Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Hari Ini

MNC Sekuritas memperkirakan pergerakan IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji area resistance di 5.182 dengan level support berada di 5.067.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 27 Oktober 2020  |  07:39 WIB
Pengunjung berjalan di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di kantor PT Bursa Efek Indonesia (BEI)  di Jakarta, Jumat (25/9/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Pengunjung berjalan di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di kantor PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Jumat (25/9/2020). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - MNC Sekuritas memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dapat melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini, Selasa (27/10/2020). 

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup menguat 31,86 poin atau 0,62 persen ke level 5.144,04 pada akhir perdagangan Senin (26/10/2020). Penguatan itu diikuti oleh volume beli yang cukup besar.

“Kami memperkirakan pergerakan IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji area resistance di 5.182, dengan support berada di 5.067,” tulis Tim Analis MNC Sekuritas dalam riset harian, Selasa (27/10/2020).

Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG melaju tanpa tekanan berarti. IHSG bergerak di rentang 5.113,02 hingga 5.158,26. Sebanyak delapan sektor saham menguat, dipimpin sektor properti yang naik 3,1 persen.

Untuk diketahui, perdagangan hari ini merupakan yang terakhir sepanjang pekan karena tiga hari ke depan ditetapkan sebagai hari libur. Pemerintah menetapkan cuti bersama pada 28 Oktober 2020 dan 30 Oktober 2020 menyusul peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada 29 Oktober 2020. 

Berikut sejumlah saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas untuk hari ini:

  • PGAS - Buy on Weakness (1,105)

Kemarin (26/10), PGAS bergerak menguat 3,8% ke level 1,105 diikuti dengan tekanan beli yang cukup besar. Diperkirakan pergerakan PGAS saat ini sedang berada pada bagian [c] dari wave B dari wave (B). Hal tersebut berarti, PGAS masih berpeluang untuk bergerak menguat untuk membentuk akhir dari wave [c] dari wave B.

Buy on Weakness: 1,060-1,100

Target Price: 1,125, 1,150

Stoploss: below 1,020

  • BBCA - Buy on Weakness (29,075)

BBCA pada perdagangan kemarin (26/10) menguat 0,8% ke level 29,075 dan diiringi dengan volume pembelian yang cukup besar. Diperkirakan, selama BBCA tidak kembali terkoreksi di bawah 28,550 maka BBCA saat ini sedang membentuk awal dari wave (v) dari wave [a]. Hal tersebut berarti BBCA berpeluang melanjutkan menguat.

Buy on Weakness: 28,700-29,000

Target Price: 29,675, 30,500

Stoploss: below 28,525

  • ICBP - Buy on Weakness (9,775)

Kemarin (26/10), ICBP menguat 0,5% ke level 9,775 meskipun dengan volume yang cenderung kecil. Kami perkirakan, selama ICBP tidak terkoreksi ke bawah 9,600, maka saat ini posisi ICBP sedang berada di awal wave [c] dari wave B dari wave (B). Hal tersebut berarti, ICBP berpotensi untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 9,700-9,775

Target Price: 10,150, 10,400

Stoploss: below 9,600

  • WIKA - Sell on Strength (1,215)

Pergerakan WIKA kemarin (26/10) ditutup menguat 2,1% ke level 1,215. Selama WIKA tidak mampu menguat di atas 1,255-1,270, maka diperkirakan saat ini WIKA sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave Y dari wave (B). Hal tersebut berarti WIKA masih rentan terkoreksi ke arah 1,150 terdekatnya dan idealnya ke area 965-1,000.

Sell on Strength: 1,215-1,230

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rekomendasi saham
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top