Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mau Caplok RS Milik Emtek, Saham Omni Hospitals (SAME) Melejit

Dalam sepekan terakhir saham SAME sudah naik 29 persen, dipicu rencana akuisisi rumah sakit milik Grup Emtek senilai Rp1,2 triliun.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 22 Oktober 2020  |  11:27 WIB
RS Omni Pulomas, salah satu rumah sakit yang dikelola oleh PT PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk. / omnihospitals
RS Omni Pulomas, salah satu rumah sakit yang dikelola oleh PT PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk. / omnihospitals

Bisnis.com, JAKARTA - Saham emiten rumah sakit  PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk. atau Omni Hospitals melejit di babak pertama perdagangan hari ini, Kamis (22/10/2020). Saham berkode SAME terpantau naik 6,67 persen ke level 160 menjelang akhir sesi pertama.

Berdasarkan data Bloomberg, saham SAME dibuka dibuka di level 158 atau naik 5,33 persen dibandingkan dengan penutupan kemarin.. Saham SAME bahkan sempat menyentuh level 175 atau melejit 16 persen.

Menjelang sesi pertama berakhir, transaksi saham SAME mencapai 537,01 juta lembar dengan nilai transaksi Rp87,74 miliar. Dalam sepekan terakhir, harga saham SAME sudah niak 29 persen.

Kenaikan saham SAME terpaut dengan rencana aksi korporasi yang akan dilakukan, yaitu akuisisi saham PT Elang Medica Corpora (EMC) anak usaha PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) senilai Rp1,25 triliun.

Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan Senin (19/10/2020), jumlah saham EMC yang akan diambil alih oleh Omni Hospitals sebanyak 1.254.899 lembar atau setara 99,99 persen dari modal disetor dan ditempatkan pada EMC. 

Omni Hospitals akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 24 November 2020. Rapat digelar untuk meminta restu pemegang saham terkait rencana akuisisi saham EMC. 

Transaksi tersebut harus disetujui pemegang saham karena nilai transaksi mencapai lebih dari 50 persen ekuitas perseroan. Per 31 Juli 2020, total ekuitas Omni Hospitals mencapai Rp557,36 miliar. Dengan kata lain,nilai transaksi setara 225 persen dari total ekuitas perseroan.

Untuk membiayai akuisisi tersebut, Omni Hospitals akan mencari dana segar lewat penerbitan saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu atau rights issue. Emiten bersandi saham SAME itu akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 10,3 miliar saham baru perseroan dengan nilai nominal Rp20 per lembar saham. 

EMC merupakan perusahaan yang secara tidak langsung memiliki usaha rumah sakit. Manajemen Omni Hospitals mengungkapkan alasan dilakukannya transaksi adalah agar perseroan dapat mengembangkan usahanya dan melakukan ekspansi usahanya di bidang rumah sakit.  

“Transaksi juga merupakan upaya perseroan untuk meningkatkan struktur permodalan dan nilai kapitalisasi pasar perseroan yang pada akhirnya diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi perseroan dan seluruh pemegang saham perseroan,” terang perseroan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten emtek OMNI Hospital
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top