Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Setelah Melesat 100 Persen, Saham Agensi BTS Anjlok Nyaris 20 Persen

Big Hit melepas 1,426 juta sahamnya atau 20 persen dari seluruh kepemilikannya senilai US$163,5 juta. Sempat melonjak, saham Big Hits melorot hampir 20 persen.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 16 Oktober 2020  |  12:06 WIB
Seremoni peluncuran saham perdana Big Hit Entertainment Co. di Bursa Korea, Kamis (15/10 - 2020).
Seremoni peluncuran saham perdana Big Hit Entertainment Co. di Bursa Korea, Kamis (15/10 - 2020).

Bisnis.com, JAKARTA – Saham agensi K-pop Big Hit Entertainment Co. anjlok  pada perdagangan Jumat (15/10/2020) setelah sempat melesat 100 persen pada penawaran umum perdana.

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan harga saham agensi yang menaungi boyband BTS tersebut menunjukkan penurunan sejak pembukaan. Harga saham Big Hit dibuka pada posisi 253.000 won atau turun 1,94 persen.

Penurunan tersebut pun terus berlanjut hingga penutupan pasar hari ini. Saham Big Hit yang tercatat di Indeks Kospi terpantau anjlok 19,38 persen ke posisi 208.000 won per saham sehari setelah resmi melantai di bursa Korea Selatan.

Padahal, sebelumnya harga saham Big Hit mencapai harga 278.000 won per saham. Adapun, kapitalisasi pasar (market capitalization) Big Hit mencapai 7,04 triliun won atau sekitar Rp89 triliun bila dikonversi ke rupiah.

Sebelumnya, Dilansir dari The Korea Herald, Big Hit melepas 1,426 juta sahamnya atau 20 persen dari seluruh kepemilikannya senilai US$163,5 juta atau 192,51 miliar won. Adapun harga penawaran Big Hit ditetapkan sebesar 135 ribu won.

Penawaran Big Hit senilai US$820 juta adalah yang terbesar di Korea Selatan dalam tiga tahun terakhir. Perusahaan tersebut berhasil berkembang bahkan ketika krisis virus Corona memaksanya untuk membatalkan konser langsung, dan investor masuk ke IPO karena popularitas BTS yang terus berlanjut dari pertunjukan online dan lagu-lagu hit seperti 'Dynamite', lagu bahasa Inggris pertama grup band ini.

Dengan lonjakan saham, kekayaan pendiri Big Hit Bang Si-hyuk mencapai US$3,8 miliar. Dia juga berbagi sahamnya dengan anggota band BTS dengan memberikan masing-masing 68.385 saham perusahaan pada bulan Agustus, di mana saham tersebut senilai lebih dari US$20 juta pada harga saham tertinggi.

Karyawan di agensi tersebut juga semakin kaya. Pasalnya, asosiasi kepemilikan saham karyawan berlangganan 1,4 juta saham senilai 499 miliar won, yang berarti bahwa masing-masing dapat memiliki lebih dari satu juta dolar saham jika semua 297 pekerja penuh waktu tidak termasuk eksekutif yang diungkapkan di Juli berlangganan secara rata.

Secara hukum, perusahaan di Korea diizinkan mengalokasikan hingga 20 persen saham IPO kepada karyawan.

Perusahaan juga memberikan opsi ekuitas kepada pekerja dan eksekutifnya. Seorang perwakilan Big Hit menolak berkomentar tentang berapa banyak yang mendapat saham dan opsinya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ipo bts
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top