Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Terbebani Big Caps, Indeks Bisnis-27 Tertekan Pagi Ini

Indeks Bisnis-27 turun tipis 0,02 persen menjadi 448,62. Sebanyak 10 saham menguat, 12 saham melemah, dan 5 saham stagnan.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 14 Oktober 2020  |  09:28 WIB
Pengunjung berjalan di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di kantor PT Bursa Efek Indonesia (BEI)  di Jakarta, Jumat (25/9/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Pengunjung berjalan di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di kantor PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Jumat (25/9/2020). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Bisnis-27 merosot ke zona merah pada awal perdagangan hari ini, Rabu (14/10/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, indeks Bisnis-27 turun tipis 0,02 persen menjadi 448,62. Sebanyak 10 saham menguat, 12 saham melemah, dan 5 saham stagnan.

Saham PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. (MIKA) memimpin penguatan dengan kenaikan sebesar 1,59 persen menjadi Rp2.550 per saham.

Berikutnya saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) menyusul dengan kenaikan 1,52 persen menjadi Rp3.330 per saham.

Saham PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI) juga naik 1,26 persen menjadi Rp4.820 per saham dan saham PT Indah Kiat Pulp and Paper tumbuh 0,58 persen menjadi Rp8.675.

Di zona merah, saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) merosot paling tajam sebesar 1,38 persen menjadi Rp7.150 per saham.

Saham PT United Tractors Tbk. (UNTR) mengikuti dengan pelemahan 0,89 persen menjadi Rp22.300 per saham dan PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) turun 0,79 persen menjadi Rp44.075 per saham.

Pelemahan indeks Bisnis-27 mengikuti depresiasi IHSG. IHSG turun 0,05 persen menjadi 5.129 pada perdagangan Rabu (14/10/2020) pukul 09.06 WIB.

IHSG dibuka menguat pada level 5.134 dan sempat menyentuh titik tertinggi pada 5.142 sebelum anjlok ke level 5.126.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Indeks BEI indeks bisnis27
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top