Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo menyampaikan sambutan pada pembukaan perdagangan saham di Jakarta, Senin (8/10/2018). - JIBI/Dedi Gunawan
Premium

Menakar Manuver MNCN Setelah Omnibus Law Disahkan

08 Oktober 2020 | 16:04 WIB
Undang-Undang (UU) Cipta Kerja atau Omnibus Law, memperbolehkan bidang usaha penyiaran merambah ke bidang usaha lain, termasuk industri telekomunikasi. Bagaimana peluang PT Media Nusantara Citra Tbk. (MNCN) memanfaatkan beleid tersebut?

Bisnis.com, JAKARTA – PT Media Nusantara Citra Tbk. (MNCN) atau MNC Group membuka peluang untuk masuk ke industri telekomunikasi. 

Hal tersebut dilakukan untuk menambah pendapatan dari industri telekomunikasi seiring dengan diperbolehkannya industri penyiaran meraup pendapatan dari bidang usaha lain di luar penyiaran.

Sebelumnya, dalam UU No.32/2002 tentang Penyiaran membatasi bidang usaha lembaga penyiaran yaitu hanya berkutat pada penyiaran saja. Setelah perubahan pasal dalam Undang-Undang (UU) Cipta Kerja atau Omnibus Law, maka bidang usaha penyiaran dapat merambah ke bidang usaha lain. 

Sebelumnya, Director Corporation Secretary MNC Group, Syafril Nasution mengatakan MNC membuka peluang untuk masuk ke industri telekomunikasi. 

MNC akan mengkaji secara intenal mengenai peluang, dampak dan tantangan jika perseroan masuk ke industri telekomunikasi terhadap bisnis penyiaran yang masih berjalan saat ini.

“[industri telekomunikasi] mungkin saja. Namun kan ada kajian Pak Hary Tanoe-lah yang bisa memutuskan,” kata Syafril kepada Bisnis belum lama ini. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top