Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ditopang Saham Perbankan, Wall Street Ditutup Menguat

Indeks S&P 500 ditutup naik 1,61 persen ke level 3.351,60. Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average dan Nasdaq Compositen naik masing-masing 1,51 persen dan 1,87 persen.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 29 September 2020  |  05:49 WIB
Aktivitas perdagangan saham di New York Stock Exchange. Wall Street kembali mencetak rekor tertinggi setelah reli saham-saham teknologi, Selasa (1/9/2020). - Bloomberg
Aktivitas perdagangan saham di New York Stock Exchange. Wall Street kembali mencetak rekor tertinggi setelah reli saham-saham teknologi, Selasa (1/9/2020). - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa saham Amerika Serikat (AS) kembali menggeliat setelah mencetak penurunan dalam empat minggu. Tiga indeks saham utama di AS ditutup menguat pada Senin (28/9/2020).

Dilansir dari Bloomberg, Wall Street terkerek berkat kenaikan saham-saham perbankan. Kenaikan tersebut bahkan mengerek indeks S&P 500 ke level penguatan terbesar dalam dua pekan. 

Indeks S&P 500 ditutup naik 1,61 persen ke level 3.351,60. Investor mencari peluang setelah indeks jatuh ke level terendah sejak Juli 2020 pada pekan lalu.

Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average dan Nasdaq Compositen naik masing-masing 1,51 persen dan 1,87 persen.

Saham HSBC Holdings Plc naik hampir 9 persen setelah pemegang saham terbesar menaikkan kepemilikan sahamnya. 

Tanda-tanda bahwa politisi AS bergerak menuju stimulus fiskal baru telah menjadi keuntungan bagi pasar saham dalam beberapa hari terakhir. Sementara di lain pihak The Federal Reserve terus menyediakan likuiditas.

Laporan ekonomi yang lebih kuat dari China juga mengangkat sentimen positif bagi investor. Selama akhir pekan, data  menunjukkan keuntungan di perusahaan industri China tumbuh empat bulan berturut-turut pada Agustus.

"The Fed membuat Anda hampir tidak mungkin menjadi terlalu bearish," kata John Porter, kepala ekuitas di Mellon Investments seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa (29/9/2020).

"Pasar semakin nyaman dengan realisasi bahwa Covid akan bersama kami untuk sementara waktu sekarang," tambah Porter.

Berikut perkembangan pasar terkini

Saham

  • Indeks S&P 500 naik 1,6 persen pada jam 4 sore. Waktu New York.
  • Indeks Stoxx Europe 600 naik 2,2 persen.
  • MSCI Asia Pacific Index naik 1,3 persen.
  • Indeks Pasar Berkembang MSCI naik 1,1 persen.

Mata Uang

  • Indeks Spot Dolar Bloomberg turun 0,3 persen.
  • Euro naik 0,3 persen menjadi $ 1,1667.
  • Pound Inggris melonjak 0,7 persen menjadi $ 1,2834.
  • Yen Jepang naik 0,1 persen menjadi 105,49 per dolar.

Obligasi

  • Imbal hasil obligasi AS 10-tahun naik kurang dari 1 basis poin menjadi 0,66 persen.
  • Imbal hasil oblligasi Jerman 10 tahun naik kurang dari satu basis poin menjadi -0,53 persen.
  • Imbal hasil obligasi Inggris 10-tahun naik satu basis poin menjadi 0,20 persen.

Komoditas

  • Minyak mentah West Texas Intermediate naik 0,8 persen menjadi $ 40,59 per barel.
  • Emas menguat 1 persen menjadi $ 1,880.22 per ounce.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wall street Kebijakan The Fed

Sumber : Bloomberg

Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top