Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Peringatan The Fed dan Spekulasi Isolasi Bawa Bursa India ke Zona Merah

Indeks S&P BSE Sensex terpantau anjlok 1,1 persen ke posisi 37.249,56 waktu Mumbai, India. Indeks Nifty 50 juga terpantau turun 1 persen lebih setelah terkoreksi selama empat hari beruntun.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 24 September 2020  |  12:26 WIB
Gedung Bombay Stock Exchange - Bloomberg
Gedung Bombay Stock Exchange - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Pasar saham India kembali terkoreksi menyusul peringatan dari bank sentral Amerika Serikat terkait kebutuhan stimulus fiskal memperberat outlook perekonomian domestik yang muram.

Dilansir dari Bloomberg pada Kamis (24/9/2020), indeks S&P BSE Sensex terpantau anjlok 1,1 persen ke posisi 37.249,56 waktu Mumbai, India. Indeks Nifty 50 juga terpantau turun 1 persen lebih setelah terkoreksi selama empat hari beruntun.

Seluruh 19 indeks subsektor yang dikumpulkan oleh BSE Ltd mengalami penurunan yang dimotori oleh pergerakan saham perusahaan properti. Reliance Industries Ltd. menjadi saham pemberat indeks Sensex dengan penurunan 1 persen.

Sementara itu, saham Bajaj Finance Ltd. menjadi saham dengan penurunan terbesar pada hari ini sebesar 3,1 persen. Satu-satunya saham yang menghijau adalah Power Grid Corporation of India Ltd. dengan kenaikan 0,4 persen.

Peringatan dari bank sentral AS, The Federall Reserve (The Fed) terkait kebutuhan stimulus fiskal semakin menambah kekhawatiran pelaku pasar India yang juga menghadapi penurunan terburuk dalam empat bulan terakhir.

"Tidak ada sentimen positif yang cukup besar untuk menopang pasar. Di sisi lain, spekulasi tentang pemberlakuan kembali isolasi di India akan semakin menghambat pemulihan ekonomi," ujar Analis Religare Broking Ltd., Ajit Mishra di Mumbai.

Pelemahan bursa India sejalan dengan bursa saham lainnya di Asia. Indeks Topix dan Nikkei 225 Jepang melemah 1,16 persen dan 1,23 persen, sedangkan indeks Shanghai Composite melemah 1,4 persen. Adapun IHSG turun 1,57 persen ke level 4.840,70 pada akhir sesi I.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa india
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top