Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Dibuka Anjlok 1 Persen, Kembali ke 4.800-an

Pada pukul 09.00 WIB, IHSG anjlok 1,13 persen atau 55,59 poin menjadi 4.862,36. Terpantau 155 saham melemah, 39 saham hijau, dan 94 saham stagnan.
Lorenzo A. Mahardika & Dhiany Nadya Utami
Lorenzo A. Mahardika & Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 24 September 2020  |  09:02 WIB
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (9/9/2020). Bisnis - Abdurachman
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (9/9/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka anjlok 1 persen pada perdagangan Kamis (24/9/2020).

Pada pukul 09.00 WIB, IHSG anjlok 1,13 persen atau 55,59 poin menjadi 4.862,36. Terpantau 155 saham melemah, 39 saham hijau, dan 94 saham stagnan.

Sebelumnya, pada perdagangan Rabu (23/9/2020) IHSG ditutup melemah meski sempat menguat di awal pembukaan pasar. IHSG pun akhirnya parkir di level 4.917,95 setelah terkoreksi 0,33 persen.

Analis Samuel Sekuritas Indonesia William Mamudi menyampaikan IHSG (4,918) terus berlanjut dalam bearish sentiment. Tekanan jual masih potensi menguat dengan downtrend line yang solid. Target support bisa perhatikan level 4,800-4,900.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christopher memprediksi IHSG bakal kembali ke zona hijau. Namun, diperkirakan penguatan hanya akan berlangsung dalam jangka pendek dan masih dibayangi kecemasan akan resesi

“Secara teknikal indicator stochastic bergerak mendekati area oversold mendingikasikan rentang pelemahan sudah terbatas dan ada potensi rebound dalam jangka pendek,” tulis Dennies dalam riset harian, seperti dikutip Bisnis, Kamis (24/9/2020)

Lebih lanjut, dia mengatakan IHSG akan bergerak pada level resistance pertama 4.976 dan resistance kedua 5.036. Sementara untuk level support satu berada di level 4.865 dan support dua di level 4.814.

Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi memperkirakan IHSG secara teknikal terlihat terkonsolidasi pada perdagangan hari ini.

Hal ini terlihat dengan candlestick yang memiliki shadow leg yang hampir simetris dengan posisi tertinggi dan terendahnya.

Pergerakan yang terkonsolidasi tersebut berada pada area lower bollinger bands dengan indiaktor Stochastic yang terlihat pada oscillator oversold berpotensi membentuk golden-cross pada perdagangan selanjutnya.

“Sehingga secara teknikal IHSG berpotensi menghijau diperdagangan selanjutnya dengan support resistance di level 4.870-4.990," paparnya.

Sementara itu, Bursa Asia membuka perdagangan Kamis (24/9/2020) di zona merah setelah peringatan dari bank sentral Amerika Serikat terkait kebutuhan stimulus fiskal untuk mendorong pemulihan ekonomi

Dilansir dari Bloomberg, indeks S&P/ASX 200 Australia mengalami penurunan terbesar di wilayah Asia stelah terkoreksi 1,4 persen. Tren serupa juga terjadi pada pasar Korea Selatan setelah indeks Kospi anjlok 1,3 persen.

Sementara itu, indeks Topix Jepang dibuka terkoreksi 0,7 persen dan indeks berjangka S&P 500 terpantau turun 0,2 persen hingga pukul 09.16 waktu Tokyo, Jepang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG saham Indeks BEI
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top