Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PSBB Jakarta Bikin IHSG Kembali ke 4.900, Saham Big Caps Terkapar

Pada perdagangan Kamis (10/9/2020), indeks harga saham gabungan atau IHSG dibuka di level 5.084,326, dan terus melemah hingga 3,55 persen ke level 4.962,776 pada pukul 09.06 WIB.
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (9/9/2020). Bisnis/Abdurachman
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (9/9/2020). Bisnis/Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks harga saham gabungan terkoreksi seiring dengan rencana penerapan kembali pembatasan sosial berskala besar atau PSBB total di DKI Jakarta. Sejumlah saham berkapitalisasi besar kompak mengalami auto reject bawah atau ARB.

Pada perdagangan Kamis (10/9/2020), indeks harga saham gabungan atau IHSG dibuka di level 5.084,326, dan terus melemah hingga 3,55 persen ke level 4.962,776 pada pukul 09.06 WIB.

Dari keseluruhan anggota konstituen, hanya sebanyak 41 saham yang berhasil menguat pada perdagangan pagi ini, 215 saham melemah, sedangkan 93 saham lainnya tidak bergerak daripada posisi perdagangan sebelumnya.

Sejumlah saham berkapitalisasi pasar terbesar kompak mengalami ARB, seperti PT Astra Internasional Tbk. (ASII) yang melemah hingga ke level Rp4.560, PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI) yang terkoreksi ke level Rp5.375, PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI) yang turun ke level Rp4.680.

Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menerapkan PSBB total mulai 14 September 2020 setelah melihat penyebaran Covid-19 di Ibu Kota mulai mengganas.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan bahwa aktivitas perkantoran kembali dibatasi, seluruh tempat hiburan akan ditutup, dan kegiatan belajar berlangsung dari rumah. Adapun, tempat usaha restoran dibolehkan untuk tetap beroperasi, tetapi tidak boleh makan di lokasi.

Analis RHB Sekuritas, termasuk Andrey Wijaya, Michael Setjoadi, dan Andre Benas, dalam publikasi riset hariannya mengatakan bahwa penerapan kembali kebijakan PSBB total di DKI Jakarta merupakan langkah rasional dari pemerintah mengingat laju kasus positif harian Covid-19 DKI Jakarta terus meningkat dengan tajam dalam beberapa hari terakhir.

“PSBB yang lebih ketat di Jakarta kemungkinan akan berdampak buruk bagi perekonomian lokal, terutama untuk aktivitas ritel, transportasi, rumah sakit, mal, jalan tol, dan konstruksi,” tulis RHB Sekuritas seperti dikutip dari keterangan resminya, Kamis (10/9/2020).

Padahal, Bursa Asia mengalami penguatan seiring dengan rebound yang dialami pada pasar Amerika Serikat.

Dilansir dari Bloomberg pada Kamis (10/9/2020), seluruh indeks di wilayah Asia mencatatkan hasil pembukaan yang positif. Indeks Kospi Korea Selatan dibuka melesat sebesar 1,3 persen

Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia dan Topix Jepang juga mencatatkan kenaikan, masing-masing sebesar 1,2 persen dan 0,6 persen. Indeks berjangka S&P 500 terpantau stagnan hingga pukul 09.09 waktu Tokyo, Jepang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Finna U. Ulfah
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper