Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pekerja menata kelapa sawit saat panen di kawasan Kemang, Kabupaten Bogor, Minggu (30/8/2020). Badan Litbang Kementerian ESDM memulai kajian kelayakan pemanfaatan minyak nabati murni (crude palm oil/CPO) untuk pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) hingga Desember 2020. Bisnis - Arief Hermawan P
Premium

Harga Sawit Mulai Pulih, Ini Emiten Paling Cuan

03 September 2020 | 09:29 WIB
Harga CPO global pada tahun ini bisa mencapai 2.500 ringgit per ton dan terus meningkat pada 2021 menjadi 2.600 ringgit per ton. Sementara emiten yang menikmati kenaikan harga paling tinggi adalah UNSP dari Grup Bakrie

Bisnis.com, JAKARTA — Pemulihan ekonomi dunia seiring optimisme kehadiran vaksin Covid-19 pada akhir tahun ini secara perlahan membuat permintaan minyak sawit (CPO) meningkat. Akibatnya saham-saham emiten pertanian ini bergerak ke zona hijau.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks agrikultur atau JAKAGRI menguat 3,37 persen pada perdagangan Rabu (2/9/2020). Capaian ini di atas capaian indeks harga saham gabungan (IHSG) yang naik tipis 0,02 persen ke level 5.311.

Jika ditarik sepekan terakhir, maka dari 19 emiten dalam kategori ini, sebanyak delapan emiten bergerak ke zona hijau. Sedangkan empat emiten stagnan, enam lainnya di zona merah dan satu emiten tidak diperdagangkan.

Penguatan tertinggi dalam perdagangan sepekan ini dipimpin oleh PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. (UNSP), perusahaan sawit kelompok Bakrie ini harga sahamnya mendaki 53,97 persen. Pada pembukaan perdagangan 27 Agustus, setiap lembar saham UNSP diperdagangkan seharga 63, sedangkan pada penutupan 3 September  2020 melonjak menjadi 97 setiap lembar saham.

Di belakang kelompk Bakrie, harga saham perusahaan sawit yang melonjak adalah milik kelompok Salim melalui PT Salim Ivomas Pratama Tbk. (SIMP) yang naik 11,52 persen. Setelahnya milik kelompok Astra melalui PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI) dengan kenaikan 9,18 persen, serta kelompok Sinar Mas melalui PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS) dengan kenaikan 7,41 persen.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top