Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Menguat 1 Persen, Perkasa di Atas Level 5.300

IHSG menguat 1,03 persen atau 54,39 poin ke level 5.331,43 pada perdagangan pukul 09.27 WIB
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 25 Agustus 2020  |  09:30 WIB
Karyawan memantau pergerakan harga saham di Kantor Mandiri Sekuritas,  Jakarta, Rabu (15/7/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Karyawan memantau pergerakan harga saham di Kantor Mandiri Sekuritas, Jakarta, Rabu (15/7/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan mengawali perdagangan hari ini, Selasa (25/8/2020), di zona hijau bersama indeks saham lainnya di Asia.

Mengutip Bloomberg, IHSG menguat 1,03 persen atau 54,39 poin ke level 5.331,43 pada perdagangan pukul 09.27 WIB. Kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia tercatat Rp6.202,17 triliun.

Saham PT United Tractors Tbk. (UNTR) dan saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) menjadi yang paling banyak dibeli oleh investor asing.

UNTR menguat 1,20 persen menjadi Rp23.275 dan INDF melaju 1,67 persen ke level Rp7.625 pada awal perdagangan hari ini.

Adapun, penguatan IHSG bersama indeks saham di Asia lainnya ditopang oleh sentimen positif dari perkembangan vaksin virus corona.

Moderna Inc melaporkan telah mendekati kesepakatan dengan Uni Eropa untuk memproduksi 80 juta dosis vaksin virus corona.

Kabar tersebut datang bersamaan setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan perawatan pasien dengan menggunakan plasma darah dari penderita virus yang sudah sembuh akan dikembangkan lebih lanjut. Sementara itu, Florida melaporkan perlambatan laju penambahan kasus positif virus corona.

Negara bagian Arizona juga mencatat kabar positif dengan ketiadaan pasien yang meninggal selama dua minggu berturut-turut.

"Perkembangan vaksin virus corona mendorong kenaikan selera pasar terhadap risiko-risiko. Meski demikian, luasnya pasar bukan menjadi faktor utama bursa AS mampu mencatatkan rekor kenaikan tertinggi," jelas Senior Market Analyst di OANDA Edward Moya seperti dikutip Bloomberg, Selasa (25/8/2020).

Pekan ini, pelaku pasar juga menanti pidato Gubernur Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell di Simposium Jackson Hole terkait dengan kerangka kebijakan moneter AS yang akan berfokus pada strategi pengendalian inflasi terbaru.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI Bursa Asia
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top