Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Harga Emas Mulai Kalem, Bagaimana Prospek Saham ANTM dan MDKA?

Harga saham dua emiten tambang emas kompak menguat di akhir pekan setelah tertekan dalam empat sesi. Harga emas yang mulai stabil menjadi salah satu pemicu.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 14 Agustus 2020  |  18:32 WIB
Emas batangan 24 karat ukuran 1oz atau 1 ons, setara 28,34 gram. Harga emas mengalami pergerakan ekstrim pada pekan ini yang mana sempat turun ke level US1.800 per ons beberapa hari setelah memecahkan rekor harga tertinggi. - Bloomberg
Emas batangan 24 karat ukuran 1oz atau 1 ons, setara 28,34 gram. Harga emas mengalami pergerakan ekstrim pada pekan ini yang mana sempat turun ke level US1.800 per ons beberapa hari setelah memecahkan rekor harga tertinggi. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Laju saham PT Aneka Tambang Tbk. dan PT Merdeka Copper Gold Tbk. menyudahi akhir pekan dengan parkir di zona hijau setelah dalam empat sesi tertekan.

Berdasarkan data Bloomberg, saham ANTM naik 15 poin atau 1,95 persen ke posisi 785. Dalam sepekan terakhir, harga saham ANTM turun dalam 3 sesi dan secara kumulatif lungsur -6,55 persen.

Sementara itu, saham MDKA juga naik 40 poin atau 2,26 persen ke posisi 1.810 pada penutupan perdagangan hari ini. Sepanjang pekan 10-14 Agustus 2020, saham MDKA terkoreksi selama empat sesi. Secara kumulatif dalam seminggu saham MDKA turun 11,71 persen.

Penurunan harga sama ANTM dan MDKA bersamaan dengan tren penurunan harga emas dunia. Pada pertengahan pekan ini, harga emas mencetak penurunan yang dalam dari rekor tertinggi US$2.075 per troy ounce menuju level di bawah US$1.900 per troy ounce. 

Kenaikan Imbal hasil obligasi AS dan sentimen dari penemuan vaksin virus corona (Covid-19) oleh Rusia menyebabkan harga emas tersungkur. Bloomberg mencatat penurunan harga emas pada Rabu (12/8/2020) merupakan yang terbesar dalam tujuh tahun terakhir.

Penurunan harga emas lebih dari 5 persen cukup mengagetkan sebagaimana halnya saat emas mengalami reli hingga menembus level US$2.000 per troy ounce.

"Ini cukup mendadak dan brutal. Tetapi kenaikan harga sebelumnya bahkan lebih mendadak dan brutal,” ujar Carsten Fritsch, seorang analis komoditas di Commerzbank AG seperti dikutip dari Bloomberg.

Pada perdagangan hari ini, harga emas di pasar spot mencapai US$1.946,43 per troy ounce pada pukul 06.12 WIB. Adapun harga emas berjangka Comex kontrak Desember 2020 terpantau di level US$1.956,50 per troy ounce.

Kepala Riset Mirae Asset Sekuritas Hariyanto Wijaya masih mempertahankan perkiraan bullish untuk komoditas emas kendati harga mulai berfluktuasi dalam beberapa sesi perdagangan.

“Laju penguatan harga emas bisa menjadi moderat, tetapi outlook-nya masih akan menuju rekor tertinggi,” kata Moya seperti dikutip Bloomberg, Kamis (13/8/2020).

Proyeksi harga emas yang masih bullish tampaknya menjadi alasan analis tetap merekomendasikan beli untuk saham ANTM dan MDKA. Berdasarkan konsensus Bloomberg, sebanyak 12 daru 17 analis memberikan rekomendasi beli untuk saham ANTM dengan target harga 785,42. Setali tiga uang, 11 dari 14 analis memberikan rekomendasi beli untuk saham MDKA dengan target harga 1.857,22.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Emas Hari Ini antam Harga Emas Antam merdeka copper
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top