Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kurs Jisdor Tembus Rp14.750 per Dolar AS, Rupiah Melemah di Pasar Spot

Kurs Jisdor melemah 0,7 persen pada perdagangan hari ini, Senin (10/8/2020).
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 10 Agustus 2020  |  10:29 WIB
Karyawan menunjukan uang dolar Amerika Serikat (AS) dan Rupiah di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Rabu (22/7/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Karyawan menunjukan uang dolar Amerika Serikat (AS) dan Rupiah di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Rabu (22/7/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Kurs rupiah menyentuh level Rp14.750 per dolar AS kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Senint (10/8/2020).

Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp14.750 per dolar AS, melemah 103 poin atau 0,70 persen dari posisi Rp14.647 pada Jumat (7/8/2020).

Sementara itu, mata uang rupiah dalam waktu yang sama turun 0,44 persen atau 65 poin menjadi Rp14.690 per dolar AS. Sebelumnya, pada perdagangan Jumat (7/8/2020), rupiah parkir di level Rp14.625 per dolar AS, terkoreksi 0,27 persen atau 40 poin.

Secara umum, mata uang dolar AS berpotensi menguat di seluruh dunia. Indeks dolar AS berpotensi melanjutkan kenaikan selama bertahan di atas level support 93,00. Adapun, rupiah dibuka melemah pagi ini. Pada perdagangan Senin (10/8/2020) pukul 09.24 WIB, indeks dolar AS terkoreksi 0,12 persen atau 0,109 poin ke level 93,326.

Monex Investindo Futures dalam laporannya menyampaikan dolar AS mencoba untuk mempertahankan reli yang jarang terjadi pada hari Senin (10/8/2020) setelah penurunan terpanjangnya dalam satu dekade.

Tren penurunan terhenti setelah laporan Non Farm Payroll AS yang lebih baik pada hari Jumat, yang mendorong imbal hasil treasury lebih tinggi ke dalam penjualan utang besar-besaran sebesar US$112 miliar minggu ini.

Ketua DPR Nancy Pelosi dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin pada hari Minggu mengatakan mereka terbuka untuk memulai kembali pembicaraan bantuan COVID-19, setelah AS Presiden Donald Trump mengambil tindakan eksekutif tentang tunjangan pengangguran. Akhir pekan lalu, dolar AS berbalik menguat setelah rilis data tenaga kerja AS yang menjadi fokus pasar pekan ini. Harga emas pun sebaliknya mengalami kejatuhan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gonjang Ganjing Rupiah dolar as
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top