Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kinerja Reksa Dana Kompak Positif, Ini Daftar Produk yang Paling Moncer

Reksa dana saham mencatat kinerja paling baik sepanjang pekan lalu dengan kenaikan imbal hasil 0,32 persen.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 03 Agustus 2020  |  12:31 WIB
ILUSTRASI REKSA DANA. Bisnis - Himawan L Nugraha
ILUSTRASI REKSA DANA. Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Seluruh reksa dana kompak membukukan kinerja yang positif sepanjang pekan lalu, 23—30 Juli 2020.

Berdasarkan laporan mingguan Infovesta Utama, reksa dana saham menjadi yang paling tinggi imbal hasilnya yakni 0,32 persen seiring dengan kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG) yang juga positif 0,09 persen dalam periode yang sama.

Kinerja reksa dana saham syariah juga terpantau moncer dengan imbal hasil 0,72 persen. Begitu pula dengan reksa dana campuran dan reksa dana campuran syariah yang masing-masing mencatatkan imbal hasil 0,17 persen dan 0,20 persen.

Untuk reksa dana berbasis obligasi juga tak mau kalah. Reksa dana pendapatan tetap menorehkan imbal hasil 0,23 persen pekan lalu, sedangkan reksa dana pendapatan syariah lebih tinggi yakni 0,30 persen.

Kinerja tersebut sejalan dengan penguatan kinerja obligasi baik obligasi pemerintah maupun obligasi korporasi. Obligasi pemerintah terpantau mencatatkan kinerja 0,40 persen dan obligasi korporasi 0,17 persen.

Kemudian, untuk reksa dana pasar uang juga positif. Untuk reksa dana pasar uang konvensional imbal imbal hasilnya 0,09 persen dan untuk reksa dana pasar uang syariah hanya terpaut tipis yakni 0,08 persen.

Sementara itu, jika dilihat dari kinerja sepanjang tahun berjalan, reksa dana saham masih menjadi yang paling buncit dengan return -22,24 persen. Kemudian reksa dana campuran -10,07 persen, reksa dana pendapatan tetap 3,34 persen dan reksa dana pasar uang 2,72 persen.

Berikut Top 5 Produk Reksa Dana Tiap Jenis

Saham

  1.     Pacific Equity Optimum Fund (9,91 persen)
  2.     Simas Wuity Syariah (2,58 persen)
  3.     Simas Investa Equity (1,02 persen)
  4.     Pool Advista Kapital Syariah (0,21 persen)
  5.     Pacific Equity Flexi Fund (-1,26 persen)

Campuran

  1.     Panin Dana Syariah Berimban (7,34 persen)
  2.     Simas Balance Gemilang (6,43 persen)
  3.     Simas Balance Syariah (6,17 persen)
  4.     Batavia Campuran Utama (5,99 persen)
  5.     HPAM Ultima Balance (5,83 persen)

Pendapatan Tetap

  1.     Mandiri Investasi Obligasi Nasional (10,58 persen)
  2.     Mega Dana Ori Dua (8,96 persen)
  3.     Manulife Obligasi Unggulan Kelas A (8,39 persen)
  4.     Shinhan Sukuk Syariah (7,95 persen)
  5.     Mega Dana Pendapatan Tetap (7,51 persen)

Pasar Uang

  1.     Mega Dana Kas (4,03 persen)
  2.     Sucorinvest Sharia Money Market Fund (4,00 persen)
  3.     Sucorinvest Money Market Fund  (3,9 persen)
  4.     Capital Money Market Fund (3,79 persen)
  5.     Insight Money (3,73 persen)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

reksa dana
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top