Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Peraturan Perdagangan BEI Akan Dirombak

Salah satu poin yang menjadi pembahasan dalam perubahan tersebut adalah mengenai jam perdagangan efek.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 21 Juli 2020  |  19:28 WIB
Pengunjung berada di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (17/7/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung berada di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (17/7/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah menyusun konsep untuk memperbarui Peraturan II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas.

Hal itu tertuang dalam matriks tanggapan pelaku pasar atas konsep perubahan Peraturah Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas.

Octavianus Budiyanto, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI), menjelaskan salah satu poin yang menjadi pembahasan untuk memperbarui aturan tersebut adalah mengenai jam perdagangan efek.

“Memang ada beberapa [aturan] yang sudah tidak valid, itu dibenarkan. Setahu saya, nanti jam perdagangan mengikuti jam kliring Bank Indonesia,” jelas Ocky kepada Bisnis, Selasa (21/7/2020).

Sementara itu, Ocky menyampaikan diskusi di asosiasi saat ini belum ada pembahasan mengenai akhir dari aturan khusus perdagangan pada masa pandemi Covid-19.

Saat ini, aturan perdagangan di BEI masih mengacu kepada SK Direksi PT Bursa Efek Indoensia Nomor: Kep-00025/BEI/03-2020 tanggal 12 Maret 2020 tentang Perubahan Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek.

Adapun, aturan perdagangan dalam surat ini disesuaikan dengan kondisi pasar modal yang tertekan dampak negatif pandemi Covid-19.

“Kalau sekarang kan aturannya tidak normal jadi dibikin asimetris. Asimetris artinya ARA tidak sama dengan ARB. ARB sekarang kan diseragamkan 7 persen,” kata Ocky.

Berdasarkan matriks tanggapan pelaku pasar atas konsep perubahan Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas, penyesuaian dilakukan untuk waktu perdagangan efek di pasar reguler, tunai, dan negosiasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa efek indonesia
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top