Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kinerja Moncer, Direksi dan Komisaris ICBP Diguyur Bonus Rp62,5 Miliar

Remunerasi atau imbalan diberikan kepada 16 orang yang menajbat direksi dan komisaris.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 18 Juli 2020  |  10:01 WIB
Petugas sedang menurunkan karton produk mi instan Indomie. Mi instan merupakan salah satu produk unggulan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. - indofood.com
Petugas sedang menurunkan karton produk mi instan Indomie. Mi instan merupakan salah satu produk unggulan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. - indofood.com

Bisnis.com, JAKARTA - PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. mengguyur jajaran direksi dan komisaris dengan remunerasi puluhan miliar rupiah. Hal itu tidak terlepas dari kinerja ciamik perseroan pada tahun 2019 lalu.

Jumlah imbalan atau remunerasi untuk dewan komisaris dan dewan direksi mencapai Rp62,5 miliar. Jumlah tersebut diputuskan dalam rapat umum pemegang saham tahunan Indofood CBP Sukses Makmur pada 15 Juli 2020 lalu.

Rapat tersebut dihadiri oleh perwakilan 10,86 miliar lembar saham atau 93,14 persen dari seluruh saham yang dikeluarkan oleh perseroan. Rapat memutuskan lima agenda, salah satunya penentuan jumlah remunerasi bagi dewan komisaris dan dewan direksi.

"Menyetujui penetapan seluruh jumlah remunerasi anggota dewan direksi dan komisaris yang akan dibayarkan terhitung 1 januari 2020 sampai dengan 31 desember 2020 sebesar 62,5 miliar sebelum dipotong pajak," tulis notaris dalam risalah RUPS sebagaimana dilansir ICBP dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia.

Berdasarkan laman resmi perseroan, ICBP memiliki 6 komisaris dan 10 direksi sehingga remunerasi Rp62,5 miliar diperuntukkan bagi 16 orang. Bila dibagi sama rata, remunerasi per orang mencapai Rp3,9 miliar 

Di sisi lain, kinerja ICBP tahun lalu terbilang moncer. ICBP mencatat pertumbuhan penjualan sebesar 10,11 persen menjadi Rp42,30 triliun. Laba bersih perseroan juga naik 10,12 persen menjadi Rp5,03 triliun.

Sebanyak 49,76 persen dari laba tersebut digunakan untuk dividen kepada pemegang saham atau setara Rp215 per saham.  Dengan kata lain, rasio pembayaran dividen atau dividend payout ratio (DPR) hampir mencapai 50 persen. Rasio tersebut konsisten dalam kurun waktu sembilan tahun terakhir.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indofood
Editor : Rivki Maulana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top