Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Perkembangan Vaksin Covid-19 Bawa Kabar Gembira, Wall Street Dilanda Euforia

Indeks saham acuan di Bursa Amerika Serikat mencatat kenaikan tertinggi dalam waktu sebulan terakhir.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 16 Juli 2020  |  04:33 WIB
Wall Street. - Bloomberg
Wall Street. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa saham Amerika Serikat (AS) tersengat dan mencetak kenaikan tertinggi dalam sebulan terakhir. Kenaikan didorong oleh sentimen positif perkembangan vaksin virus corona (Covid-19).

Dilansir dari Bloomberg, Kamis (16/7/2020), indeks S&P 500 naik 0,96 persen setelah sempat menyentuh zona merah pada perdagangan Rabu (15/7/2020). 

Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial ditutup menguat 0,85 persen sedangkan indeks Nasdaq Composite naik 0,59 persen. Secara bulanan, indeks S&P 500 mencetak kenaikan 5,22 persen sedangkan Down Jones dan Nasdaq masing-masing 4,3 persen dan 8,48 persen. 

Indeks Nasdaq sempat berayun di antara teritori negatif dan teritori positif sebelum ditutup menguat. Adapu The Federal Reserve menyatakan perekonomian telah menunjukkan tanda-tanda pemulihan di awal Juli 2020. 

Head of Trading & Research Harvest Volatility Management LLC Michael Zigmont mengatakan sentimen perkembangan vaksin virus corona menjadi bahan bakar bagi kenaikan Wall Street.

"Lupakan valuasi, lupakan keuntungan, lupakan berita-berita ekonomi," ujarnya seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis (16/7/2020).

Saham farmasi Moderna Inc melonjak dan menciptakan rekor setelah perusahaan tersebut melaporkan hasil ujicoba yang menjanjikan. Saham AstraZaneca Plc juga naik seiring dengan optimisme pencarian vaksin.

Portfolio Manager Fiera Capital Corp Candice Bangsund mengatakan berita perkembangan vaksin covid-19 sangat menggembirakan pelaku pasar. "Ini telah memungkinkan pasar untuk terus berkembang meskipun ada peningkatan kasus di AS," tuturnya.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump dilaporkan tidak ingin menambah ketegangan dengan China. Trump juga disebut mengesampingkan sanksi tambahan untuk para pejabat tinggi, ungkap sumber yang mengetahui  masalah tersebut.

Berikut perkembangan pasar keuangan dunia

Saham

  • Indeks S&P 500 naik 0,9 persen menjadi 3.226,56, tertinggi dalam lima minggu.
  • Indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 0,9 persen menjadi 26.870,10, tertinggi dalam lima minggu.
  • Indeks Nasdaq Composite naik 0,6 persen menjadi 10.550,49.
  • MSCI All-Country World Index naik 1,1 persen menjadi 549,55, tertinggi lebih dari 20 minggu, kenaikan terbesar dalam lebih dari seminggu.

Mata uang

  • Indeks Spot Dollar Bloomberg turun 0,4 persen menjadi 1.203,39, terendah dalam lima minggu
  • Euro naik 0,1 persen menjadi $ 1,1408, terkuat lebih dari empat bulan.
  • Yen Jepang menguat 0,3 persen menjadi 106,93 per dolar, terkuat  lebih dari tiga minggu pada pendakian terbesar dalam dua minggu.

Obligasi

  • Imbal hasil obligasi AS 10 tahun naik satu basis poin menjadi 0,63 persen.
  • Imbal hasil obligasi Jerman 10 tahun kurang dari satu basis poin menjadi -0,44 persen.

Komoditas

  • Minyak mentah West Texas Intermediate naik 1,8 persen menjadi $ 41,03 per barel, tertinggi hampir 19 minggu.
  • Emas menguat 0,2 persen menjadi $ 1,812.20 per ounce, tertinggi hampir sembilan tahun.
  • Tembaga turun 1,4 persen menjadi $ 2,89 per pon, penurunan terbesar dalam lima minggu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wall street covid-19

Sumber : Bloomberg

Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top