Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pendapatan Turun Akibat Pandemi, Begini Jurus Mitrabahtera (MBSS) Jaga Kinerja

Hingga kuartal I/2020, pandemi telah berdampak pada penurunan pendapatan Mitrabahtera Segara (MBSS). Perseroan melakukan berbagai upaya untuk menjaga kinerja tetap solid.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 09 Juni 2020  |  11:40 WIB
Aktivitas PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk. (MBSS). Istimewa
Aktivitas PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk. (MBSS). Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Pandemi virus corona (Covid-19) turut mengganggu kegiatan usaha PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS). Sejumlah upaya seperti efisiensi biaya, menahan belanja modal, dan mencari peluang usaha lain dikerahkan untuk menjaga kelangsungan perseroan.

Direktur MBSS Burhan Sutanto mengatakan, pandemi virus corona  menghambat kinerja operasi perusahaan dan memberi dampak penurunan permintaan batu bara yang diakibatkan oleh pelemahan ekonomi.

“Dampaknya terasa pada pendapatan perusahaan yang turun hingga 25 persen pada kuartal I/2020,” katanya saat dihubungi pada Selasa (9/6/2020).

Laporan keuangan perusahaan pada kuartal I/2020 mencatat, MBSS menderita kerugian sebesar US$2,1 juta. Selain itu, pendapatan pada kuartal ini berada di angka US$16,37 juta, turun 21,61 persen dari US$ 20,88 juta di kuartal yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, laba kotor perusahaan juga terkontraksi cukup dalam 62,49 persen menjadi US$1,61 juta dari perolehan US$4,31 juta. Adapun beban pokok perseroan juga menurun 10,97 persen dari US$16,57 juta menjadi US$14,75 juta.

Pandemi ini, lanjutnya, juga berdampak pada tingkat utilitas armada MBSS. Hingga saat ini, utilisasi armada perusahaan adalah sebesar 89,2 persen. Hal ini membuat perseroan belum berpikir untuk menambah kapal-kapal baru.

Ia mengatakan, pihaknya masih memantau perkembangan dari dampak pandemi ini terhadap perekonomian ke depan. Pasalnya, virus corona masih memiliki dampak berkelanjutan terhadap perekonomian, sementara kecepatan pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi ini masih belum jelas.

Burhan melanjutkan, perusahaan masih akan fokus pada pengangkutan batu bara. Meski demikian, ia tidak menutup kemungkinan adanya alternatif usaha yang dilakukan MBSS bila dinilai potensial.

“Kami tetap menerapkan strategi mencari kesempatan yang tersedia pada kondisi pasar saat ini,” katanya.

Selain itu, Burhan mengatakan perseroan juga telah melakukan sejumlah upaya untuk mempertahankan kelangsungan usaha. Upaya-upaya tersebut adalah membuat rencana kesinambungan usaha dalam kondisi krisis, melakukan efisiensi biaya berkelanjutan, dan melakukan studi stress test untuk perusahaan.

MBSS juga telah melakukan sejumlah pembatasan untuk beberapa kegiatan usaha. Beberapa pembatasan tersebut adalah jadwal kerja kru kapal kapal (on hire-off hire); jadwal perbaikan kapal, termasuk pengadaan spare parts dan jadwal dockyard; dan pembatasan pengiriman ekspor ke beberapa negara berdampak pada pelemahan permintaan batu bara.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelayaran covid-19
Editor : Rivki Maulana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top