Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Jelang Lebaran, Kapitalisasi Pasar Bursa Naik Tipis

Kapitalisasi pasar Bursa meningkat 0,85 persen menjadi Rp5.257,032 triliun dari Rp5.212,719 triliun selama sepekan sebelumnya.
Pekerja mengambil gambar pergerakan Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) dengan ponselnya di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (11/5/2020). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pergerakan IHSG pada Senin (11/5/2020) berakhir di level 4.639,1 dengan penguatan sekitar 0,91 persen atau 41,67 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Pekerja mengambil gambar pergerakan Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) dengan ponselnya di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (11/5/2020). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pergerakan IHSG pada Senin (11/5/2020) berakhir di level 4.639,1 dengan penguatan sekitar 0,91 persen atau 41,67 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Bisnis.com,JAKARTA— Indeks harga saham gabungan mencatatkan kenaikan kapitalisasi pasar 0,85 persen dibandingkan dengan sesi penutupan akhir pekan lalu.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) menutup pergerakan sebelum libur Lebaran 2020 di level 4.545,952, Rabu (20/5/2020). Posisi itu menguat tipis 0,85 persen dari 4.507,607 akhir pekan lalu.

“Kapitalisasi pasar Bursa juga meningkat 0,85 persen sebesar Rp5.257,032 triliun dari Rp5.212,719 triliun selama sepekan sebelumnya,” ujar Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Yulianto Aji Sadono melalui siaran pers yang dikutip, Kamis (21/5/2020).

Yulianto melaporkan kenaikan tertinggi terjadi untuk rerata nilai transaksi harian sebesar 189,24 persen dari Rp6,401 triliun menjadi Rp18,51 triliun selama sepekan yang singkat, 18-20 Mei 2020. 

Sejalan dengan peningkatan nilai transaksi, rerata volume transaksi harian juga naik 150,61 persen dari 5,951 miliar unit saham menjadi 14,914 miliar unit saham.

“Kenaikan tajam tersebut dipicu oleh adanya transaksi Bangkok Bank yang telah melakukan akuisisi saham PT Bank Permata Tbk (BNLI) dengan harga Rp1.347 per saham dan total nilai mencapai Rp33,3 triliun,” tulis Yulianto.

Adapun, investor asing mencatatkan nilai beli bersih senilai Rp16,35 triliun pada, Rabu (20/5/2020). Akan tetapi, investor asing tercatat masih mencetak net sell atau jual bersih Rp11,129 triliun sepanjang periode berjalan 2020.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Rivki Maulana
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper