Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Nasabah bertransaksi di banking hall Bank Permata, di Jakarta, Kamis (27/6/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan
Premium

Kisah Bank Permata (BNLI), Lahir di Era Krismon Kini Lepas dari Grup Astra

20 Mei 2020 | 16:59 WIB
PT Bank Permata Tbk. (BNLI) yang lahir dari lima bank kurang sehat di era krisis moneter, kini berlabuh di genggaman Bangkok Bank

Bisnis.com, JAKARTA— Bank Permata (BNLI) kini resmi lepas dari bayang-bayang Grup Astra setelah berlabuh di genggaman Bangkok Bank.

Pergerakan harga sahamnya hari ini tergolong menguat kendati pada perdagangan sebelumnya ditutup melemah. Hingga pukul 15.14 WIB, harga saham BNLI telah menguat 1,19 persen ke level Rp1.275 per saham.

Pada perdagangan hari ini, saham BNLI sempat menyentuh titik tertingginya yakni Rp1.285 per saham. Dengan demikian, selama tahun berjalan kinerja harga sahamnya tumbuh tipis 0,79 persen.

Hal yang sama juga dialami induk Grup Astra yakni PT Astra International Tbk. (ASII) yang juga bergerak menguat jelang penutupan pasar. Hingga pukul 15.16 WIB, pergerakan harga saham ASII telah menguat 0,51 persen meninggalkan zona merah sejak masa awal perdagangan.

Kini harga saham ASII diperdagangkan Rp3.970 per saham. Kekndati menghijau selama empat hari berturut-turut, koreksi harga saham ASII tak terbendung selama tahun berjalan yakni menyentuh 42,67 persen.

Berdasarkan data yang dihimpun Bisnis, terjadi transaksi jual dan beli senilai Rp33,3 triliun di saham Bank Permata, Rabu (20/5/2020) di luar pasar reguler. Tercatat, nilai transaksi investor asing saham emiten berkode saham BNLI itu di pasar reguler hanya Rp2,7 miliar untuk transaksi beli dan Rp303,3 juta untuk transaksi jual.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top