Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Puasa Hari Pertama, Indeks Bisnis-27 Tak Bergairah

Hanya sembilan saham anggota indeks yang tercatat menguat di awal perdagangan Jumat (24/4/2020).
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 24 April 2020  |  10:08 WIB
Pengunjung melintasi layar monitor perdagangan Indeks Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (20/4/2020). Bisnis - Abdurachman
Pengunjung melintasi layar monitor perdagangan Indeks Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (20/4/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA – Sama seperti Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang dibuka tak bertenaga pada hari pertama puasa, Indeks Bisnis-27 juga terpantau tak bergairah pada pembukaan pasar, Jumat (24/4/2020).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, indeks Bisnis-27 dibuka pada level 394,209, dan langsung terkoreksi 0,59 poin atau 0,15 persen hingga pukul 09.24 WIB.

Mayoritas konstituen indeks Bisnis-27 memang terpantau berada pada pergerakan stagnan cenderung melemah pada awal perdagangan, Jumat (24/4/2020). Hingga pukul 09.31 WIB, tercatat, hanya ada 9 saham yang menguat, 8 saham yang terkoreksi, dan 10 saham stagnan.

Saham PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) memimpin penguatan sebesar 6,63 persen ke level Rp965. Selanjutnya, PT XL Axiata Tbk. (EXCL) juga menjadi penopang laju indeks Bisnis-27 dengan penguatan 4,15 persen ke level Rp2.510.

Sementara itu, mayoritas saham berkapitalisasi pasar jumbo atau big caps penghuni indeks Bisnis-27 belum bertenaga pada awal perdagangan. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) terpantau melemah harga sahamnya hingga 1,27 persen ke level Rp25.300. 

Selain BBCA, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) juga terkoreksi pada awal perdagangan dengan besaran masing-masing 0,71 persen dan 2,44 persen.

Hingga pukul 09.42, IHSG masih bergerak pada zona merah dengan penurunan sebesar 0,30 persen atau 13,704 poin ke level 4.580,277.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indeks bisnis27
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top