Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pekerja menghitung timah batangan di salah satu pabrik di Kepulauan Bangka Belitung. Bisnis - Endang Muchtar
Premium

Jurus Emiten BUMN Menata Utang Mengejar Laba  

22 April 2020 | 09:36 WIB
Menjaga beban utang tetap sesuai arus kas yang masuk akan menjadi kunci emiten BUMN untung. Kinerja yang solid juga menjadi harapan investor yang ditunjukan dengan harga saham emiten-emiten BUMN menguat.

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan badan usaha milik negara yang mencatatkankan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) menyiapkan strategi pengelolaan utang di tengah tekanan perlambatan ekonomi. Targetnya, pada tahun yang sulit ini tetap membukukan laba atau memperkecil kerugian.

Berdasarkan data yang dihimpun Bisnis, tiga emiten BUMN memiliki total kewajiban paling besar secara nominal ialah PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) sebesar Rp98,54 triliun, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) Rp72 triliun, dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) Rp93,47 triliun.

Peningkatan secara rasio maka utang PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) dan PT Timah Tbk. (TINS) meningkat paling tinggi secara tahunan. Utang kedua emiten naik 141,71 persen dan 71,09 persen dibandingkan tahun lalu.

Sementara itu, emiten pelat merah yang memiliki debt to equity ratio (DER) tertinggi ialah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA), yakni mencapai 5,18 kali. 

Rasio utang emiten BUMN/Bisnis

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top