Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hasil Lelang Sukuk Negara Selasa 21 April 2020, Jumlah Penawaran Rp18,89 Triliun

Jumlah tersebut mengalami sedikit kenaikan bila dibandingkan dengan angka penawaran lelang Sukuk pada 7 April lalu yang sebesar Rp18,005 triliun.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 21 April 2020  |  15:47 WIB
 Ilustrasi Sukuk Negara Ritel. - JIBI/Nurul Hidayat
Ilustrasi Sukuk Negara Ritel. - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Hasil lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara yang dilakukan pada hari ini mencatatkan angka penawaran sebesar Rp18,839 triliun.

Jumlah tersebut mengalami sedikit kenaikan bila dibandingkan dengan angka penawaran lelang Sukuk pada 7 April lalu yang sebesar Rp18,005 triliun.

Adapun, dari hasil lelang hari ini, pemerintah menyerap sebesar Rp9,980 triliun, lebih besar bila dibandingkan total serapan pada lelang sukuk sebelumnya sebesar Rp6,29 triliun.

Dikutip dari Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan pada Selasa (21/4/2020), sukuk bertenor panjang jadi yang paling diminati investor. Seri PBS-004 dengan tenor 17 tahun menjadi sukuk dengan jumlah penawaran tertinggi yakni sebesar Rp7,023 triliun.

Seri yang akan jatuh tempo pada 15 Februari 2037 ini sekaligus menjadi seri yang paling banyak dimenangkan pemerintah yakni sebanyak Rp3,08 triliun dengan imbal hasil (yield) rata-rata 8,050 persen.

Sementara itu, Seri PBS-005 yang jatuh tempo pada 15 April 2043 menjadi seri sukuk yang diminati terbanyak kedua dengan total penawaran Rp4,447 triliun. Adapun jumlah yang dimenangkan dari seri ini adaah Rp868 miliar.

Berikut adalah hasil lengkap lelang Sukuk pada hari ini:

 

 SPN-S 08102020SPN-S 08012021PBS-002PBS-026PBS-004PBS-005
Jumlah PenawaranRp0,151 triliunRp0,020 triliunRp4,165 triliunRp3,033 triliunRp7,023 triliunRp4,4475 triliun
Jumlah Dimenangkan-Rp0,20 triliunRp1,764 triliunRp1,260 triliunRp3,080 triliunRp0,868 triliun
Rerata Imbal Hasil-3,250 persen5,882 persen7,166 persen8,505 persen8,702 persen
Jatuh Tempo8 Oktober 20208 Januari 202115 Januari 202215 Oktober 202415 Februari 203715 April 2043

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi sukuk Obligasi Pemerintah
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top