Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Empat Hari Tertekan, JII Langsung Melonjak 6 Persen

Setelah empat hari tertekan di zona merah, indeks harga saham syariah Jakarta Islamic Index (JII) rebound dan melonjak lebih dari 6 persen pada akhir perdagangan hari ini, Jumat (20/3/2020).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 20 Maret 2020  |  17:23 WIB
Foto multiexposure karyawan di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (19/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Foto multiexposure karyawan di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (19/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Setelah empat hari tertekan di zona merah, indeks harga saham syariah Jakarta Islamic Index (JII) rebound dan melonjak lebih dari 6 persen pada akhir perdagangan hari ini, Jumat (20/3/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, JII ditutup di level 431,16 dengan kenaikan tajam 6,06 persen atau 24,65 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Kamis (19/3), pergerakan indeks syariah tersebut berakhir di level 406,51 dengan penurunan tajam 6,44 persen atau 27,98 poin, koreksi hari keempat berturut-turut.

Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak fluktuatif di level 381,63 – 437,21. Sebanyak 18 dari 30 saham yang diperdagangkan di JII terpantau menguat, sedangkan 12 saham lainnya melemah.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dan PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) yang masing-masing naik 9,92 persen dan 10,18 persen menjadi pendongkrak utama penguatan JII.

Sejalan dengan JII, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses bangkit dari pelemahannya dan berakhir di zona hijau dengan lonjakan lebih dari 2 persen pada perdagangan hari ini.

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan IHSG ditutup di level 4.194,94 dengan kenaikan tajam 2,18 persen atau 89,52 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Kamis (19/3/2020), IHSG ditutup anjlok 5,20 persen atau 225,25 poin di level 4.105,42, koreksi hari keempat berturut-turut sejak perdagangan 16 Maret.

Padahal, indeks sempat meluncur meninggalkan level 4.000 pada perdagangan Jumat pagi dan menyentuh level terendahnya sejak Juni 2012. Namun pada akhir sesi I, IHSG mulai menghapus sebagian pelemahannya dan kembali menembus level 4.000 hingga berbalik ke teritori positif.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak fluktuatif di level 3.918,34 – 4.238,26. Kenaikan yang dibukukan pada akhir perdagangan hari ini adalah yang terbesar sejak melonjak 2,4 persen pada 4 Maret.

Sebanyak 7 dari 9 sektor berakhir di wilayah positif, dipimpin barang konsumen (+7,79 persen) dan infrastruktur (+5,75 persen). Adapun sektor aneka industri dan finansial masing-masing melemah 1,61 persen dan 1,40 persen.

Sementara itu, dari 686 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, sebanyak 191 saham menguat, 224 saham melemah, dan 271 saham stagnan.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dan PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) yang masing-masing naik 9,92 persen dan 16,45 persen menjadi pendongkrak utama atas lonjakan yang dialami IHSG.

Saham-saham syariah yang mendorong indeks JII:

KodeKenaikan (persen)
TLKM+9,92
UNVR+10,18
TPIA+9,01
UNTR+17,86

Saham-saham syariah yang menekan indeks JII:

KodePenurunan (persen)
ASII-2,07
PGAS-6,71
BTPS-5,08
JSMR-3,58

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Jakarta Islamic Index
Editor : Hadijah Alaydrus
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top