Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ketua OJK: Jangan Khawatir IHSG, Fundamental Emiten Bagus

Wimboh mengatakan pelonggaran di sektor riil yang dilakukan otoritas juga akan memberikan stimulus kepada para emiten. Seperti diketahui OJK telah merelaksasi penilaian kredit bermasalah dan juga restrukturisasi kredit.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 20 Maret 2020  |  16:35 WIB
Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso memberikan kuliah di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. - istimewa
Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso memberikan kuliah di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso meminta para investor pasar modal tidak khawatir. Saat ini penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya disebabkan oleh sentimen negatif.

“Jadi semua saham listing di Indonesia melalui pasar modal ini fundamentalnya bagus, ini hanya sentimen negatif aja,” kata Wimboh usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo tentang Kebijakan Moneter dan Fiskal Menghadapi Dampak Ekonomi Pandemi Global Covid-19 melalui video conference, Jumat (20/3/2020).

Wimboh mengatakan pelonggaran di sektor riil yang dilakukan otoritas juga akan memberikan stimulus kepada para emiten. Seperti diketahui OJK telah merelaksasi penilaian kredit bermasalah dan juga restrukturisasi kredit.

Selain stimulus pada sektor riil, OJK juga telah menerapkan kebijakan di pasar modal. Saat ini investor tidak diperbolehkan melakukan short selling. Otoritas juga telah menerapkan auto rejection untuk mengendalikan agar tidak terjadi kepanikan.

“Ke depan beberapa opsi akan kita lakukan. Tentu dari yang paling soft sampai yang paling strong,” kata Wimboh.

Seperti diketahui, pasca penyebaran pandemi Covid-19 semakin meluas, IHSG mengalami penurunan. Namun, IHSG yang sempat anjlok meninggalkan level 4.000 berhasil rebound pada perdagangan sesi II, Jumat (20/3/2020).

Pada penutupan perdagangan Jumat (20/3/2020), indeks menanjak 2,18 persen atau 89,52 poin ke level 4.194,94. Sepanjang hari ini, IHSG bergerak di rentang 3.918,34 - 4.238,36.

Dari 9 sektor saham, 7 sektor mampu menguat, yakni konsumer +7,79 persen, infrastruktur +5,75 persen, pertambangan +3,18 persen, perdagangan +1,73 persen, industri dasar +5,72 persen, perkebunan +0,17 persen, properti +0,45 persen. Adapun, finansial terkoreksi -1,4 persen dan aneka industri -1,61 persen.

Saham pendorong utama IHSG adalah TLKM yang menguat +9,92 persen ke level Rp2.880, HMSP +16,45 persen menuju Rp1.345, UNVR +10,18 persen ke Rp6.225, GGRM +19,98 persen menuju Rp39.475, BBCA meningkat +1,83 persen ke Rp23.675.

Di sisi lain, saham penekan utama ialah BMRI -6,89 persen, BBRI -4,1 persen, BBNI -6,91 persen, ASII -2,07 persen, dan MDKA -6,28 persen

Tercatat 217 harganya sama seperti penutupan sebelumnya, 224 saham turun, dan 271 saham menguat. IHSG yang sempat meninggalkan level 4.000 kembali rebound seiring dengan penguatan bursa Asia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG OJK wimboh santoso
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top