Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

​IHSG Uji Support 4650, Saham Apakah Yang Menarik?

Saham-saham bluechip saat ini dinilai sangat murah.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 17 Maret 2020  |  07:41 WIB
Pengunjung menggunakan ponsel saat berada didekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di lantai Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Jumat (13/3/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Pengunjung menggunakan ponsel saat berada didekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di lantai Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Jumat (13/3/2020). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA — Pergerakan  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang minim katalis positif diperkirakan bakal menguji level support 4.650.

Head of research MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan IHSG masih menunjukkan pola penurunan karena belum ada katalis positif untuk memantul naik. Dia memperkirakan pelaku pasar masih akan melakukan aksi jual karena kekhawatiran terhadap penyebaran virus corona.

"Hari ini IHSG sepertinya akan turun kembali dengan menguji level support 4650. Adapun level resistance berada di titik 4731," ujarnya kepada Bisnis, Selasa Malam (16/3/2020).

Edwin menambahkan saat ini hampir semua saham bluechip sudah sangat murah karena harga saham menunjukkan minus 3 standar deviasi. Dengan begitu price earning ratio rata-rata saham berada di kisaran 15 kali dengan price to book value 0,1 kali.

Menurutnya, meski tengah di kondisi badai tetapi pasar modal berpotensi melahirkan miliuner baru setelahnya. "Ini adalah pola 10 tahunan. Siapa yang berani masuk pasar pasti akan muncul banyak OKB [Orang Kaya Baru] nantinya," ungkapnya.

Edwin merekomendasikan saham bluechip dengan dividen besar untuk dikoleksi saat ini. Diantaranya adalah PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (TLKM). PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Di lain pihak, Kepala Riset Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan secara teknikal IHSG kembali akan bergerak melemah. Menurutnya ada indikasi indeks mengarah ke level support yang berada di kisaran level 4.615.

"Hari ini rentang pergerakan IHSG berada pada level 4.615-4.770,” tulisnya dalam laporan riset yang dikutip Bisnis.

Dia menambahkan, saham-saham yang layak dicermati pada perdagangan hari ini, antara lain PT Adaro Energy Tbk. (ADRO), PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA), PT PP (Persero) Tbk. PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA), dan PT Pakuwon Jati Tbk. (PWON).

 Saham-saham yang layak untuk diperhatikan diantaranya ADRO, JSMR, WIKA, PTPP, SCMA, PWON," katanya dalam riset Selasa (17/3).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI rekomendasi saham
Editor : Rivki Maulana
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top