Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ikut Gerak IHSG, Jakarta Islamic Index Ditutup Berbalik Menguat

Berdasarkan data Bloomberg, JII menyentuh level 514,15 dengan penguatan 0,23 persen atau 1,19 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 13 Maret 2020  |  17:53 WIB
IHSG DITUTUP DI ZONA HIJAU n Pengunjung berada didekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di lantai Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Jumat (13/3). Pada penutupan perdagangan hari ini  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)  ditutup positif. IHSG berhasil berbalik dari zona merah dan ditutup menguat 11,8 poin (0,2%) ke level 4.907.57. Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah sore ini kembali ke level Rp 14.800. - Dedi Gunawan
IHSG DITUTUP DI ZONA HIJAU n Pengunjung berada didekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di lantai Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Jumat (13/3). Pada penutupan perdagangan hari ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup positif. IHSG berhasil berbalik dari zona merah dan ditutup menguat 11,8 poin (0,2%) ke level 4.907.57. Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah sore ini kembali ke level Rp 14.800. - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), mampu pulih dari pelemahannya dan ditutup menguat pada akhir perdagangan hari ini, Jumat (13/3/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, JII menyentuh level 514,15 dengan penguatan 0,23 persen atau 1,19 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Kamis (12/3), JII mengakhiri pergerakannya dengan ditutup anjlok 5,41  atau 1,19 poin ke level 514,15. Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak di level 478,31-521,77.

Dari 30 saham yang diperdagangkan JII, 8 saham di antaranya menguat, sedangkan 21 saham melemah, dan 1 saham lainnya stagnan.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang masing-masing menguat 3,81 persen dan 2,42 persen menjadi penopang utama atas penguatan yang dialami JII hari ini.

Sejalan dengan JII, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu bangkit ke zona hijau pada akhir perdagangan hari ini setelah sempat mengalami trading halt di awal perdagangan.

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup berbalik menguat 0,24 persen atau 11,82 poin ke level 4.907,57 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Kamis (12/3/2020), IHSG mengakhiri pergerakannya di level 4.895,75 dengan pelemahan tajam 5,01 persen atau 258,36 poin.

Pelemahan indeks mulai berlanjut pada Jumat dengan langsung terkoreksi tajam hampir 5 persen. Hanya berselang 15 menit setelah dibuka, IHSG makin terjerembab hingga terkoreksi 5,01 persen ke level 5.640,583.

Bursa Efek Indonesia (BEI) pun menghentikan sementara perdagangan pada pukul 09.15 WIB. Meski demikian, IHSG terpantau terus mengalami penurunan setelah jeda selama 30 menit.

Sebanyak 4 dari 9 sektor menetap di wilayah positif, dipimpin oleh sektor infrastruktur yang menguat 1,41 persen dan finansial yang menguat 1,1 persen. Lima sektor lainnya melemah, dipimpin oleh sektor industri dasar yang turun 3,45 persen.

Dari 684 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, 130 saham menguat, 282 saham melemah, dan 272 saham stagnan.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang masing-masing menguat 3,05 persen dan 1,80 persen menjadi penopang utama IHSG pada perdagangan hari ini.

 

Saham-saham syariah yang  menguat
KodePergerakan (persen)
UNVR+3,81
TLKM+2,42
ICBP+4,28
INDF+3,76

Saham-saham syariah yang melemah
KodePergerakan (persen)
TPIA-6,81
BRPT-6,43
INTP-6,43
ASII-0,81

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank syariah ekonomi syariah Indeks Syariah
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top