Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Masih Akan Terkoreksi, Simak Saham Rekomendasi Binaartha Sekuritas

Indeks yang ditutup terkoreksi 0,21 persen pada level 5638.13 pada Kamis (5/2/2020) memiliki support pertama maupun kedua dengan range pada level 5579.58 hingga 5518.63.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 06 Maret 2020  |  07:21 WIB
Trader berjalan saat ticker menampilkan harga saham di dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Indonesia. - Dimas Ardian / Bloomberg
Trader berjalan saat ticker menampilkan harga saham di dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Indonesia. - Dimas Ardian / Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Binaartha Sekuritas memprediksi potensi koreksi wajar pada pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sehingga berpeluang menuju level support terdekat pada pembukaannya Jumat (6/3/2020).

Indeks yang ditutup terkoreksi 0,21 persen pada level 5638.13 pada Kamis (5/2/2020) memiliki support pertama maupun kedua dengan rentang pada level 5579.58 hingga 5518.63. Sementara itu, resistan pertama maupun kedua memiliki rentang pada 5688.92 hingga 5747.53.

Berdasarkan indikator, MACD masih negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral. Di sisi lain, terlihat pola hanging man candle yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan pada IHSG.

Adapun analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama merekomendasikan sejumlah saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*BRPT, Daily (1015) (RoE: 0.60%; PER: 388.19x; EPS: 2.65; PBV: 2.34x; Beta: 2.48):*

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan kedepan terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 990 - 1020, dengan target harga secara bertahap di 1030, 1060, 1090 dan 1185. Support: 990 & 940.

*ELSA, Daily (234) (RoE: 9.97%; PER: 4.83x; EPS: 48.83; PBV: 0.48x; Beta: 0.87):*

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 220 – 236, dengan target harga secara bertahap di level 270, 294, 312 dan 388. Support: 200.

*INCO, Daily (2670) (RoE: 2.96%; PER: 33.62x; EPS: 80.60; PBV: 1.00x; Beta: 1.58):*

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan sebelumnya terlihat pola long white marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 2660 – 2710, dengan target harga secara bertahap di level 2800, 2910, 2990 dan 3310. Support: 2660 & 2510.

*MNCN, Daily (1340) (RoE: 17.97%; PER: 8.86x; EPS: 155.24; PBV: 1.59x; Beta: 1.88):*

Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 dan MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan kedepan terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 1300 - 1350, dengan target harga di level 1390, 1540, 1695 dan 1845. Support: 1300 & 1235.

*UNTR, Daily (18025) (RoE: 18.51%; PER: 5.89x; EPS: 3057.32; PBV: 1.10x; Beta: 0.96):*

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan kedepan terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 17700 – 18100, dengan target harga secara bertahap di 18350, 18850, 20000 dan 22575. Support: 17700, 17425 & 17100.

*WTON, Daily (360) (RoE: 14.60%; PER: 6.11x; EPS: 58.89; PBV: 0.89x; Beta: 1.83):*

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 352 - 362, dengan target harga secara bertahap di level 376, 382 dan 412. Support: 338.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rekomendasi saham
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top