Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Beban Melonjak, Laba Golden Energy Mines Tergerus

Salah satu penyebab kenaikan beban Golden Energy Mines berasal dari pos beban pengangkutan.
M. Nurhadi Pratomo & Pandu Gumilar
M. Nurhadi Pratomo & Pandu Gumilar - Bisnis.com 04 Maret 2020  |  14:40 WIB
Sebuah trailer sedang mengangkut lapisan tanah di area pertambangan PT Golden Energy Mines Tbk. - goldenenergymines.com
Sebuah trailer sedang mengangkut lapisan tanah di area pertambangan PT Golden Energy Mines Tbk. - goldenenergymines.com

Bisnis.com, JAKARTA— Emiten pertambangan batu bara, PT Golden Energy Mines Tbk., membukukan laba bersih US$65,40 juta pada periode 2019 atau turun 33,79 persen secara tahunan.

Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan, Rabu (4/3/2020), Golden Energy Mines melaporkan penjualan US$1.107,46 juta pada 2019. Realisasi itu tumbuh 5,97 persen dibandingkan dengan US$1.045,05 periode 2018.

Kendati demikian, beban pokok penjualan perseroan naik lebih tinggi. Tercatat, beban pokok penjualan naik 8,89 persen dari US$685,07 juta pada 2018 menjadi US$746,00 juta per akhir Desember 2019.

Sejumlah komponen beban pokok penjualan tercatat mengalami kenaikan. Beban pengangkutan batu bara misalnya, naik 45,99 persen dari US$63,78 juta pada 2018 menjadi US$93,11 juta akhir tahun lalu.

Selanjutnya, beban jasa penambangan juga mengalami kenaikan 3,80 persen dari US$335,09 juta pada 2018 menjadi US$347,82 juta per 31 Desember 2019. Dengan demikian, total beban produksi perseroan senilai US$701,45 juta pada 2019 atau naik 19,08 persen secara tahunan.

Dari situ, emiten berkode saham GEMS itu mampu membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada entitas induk senilai US$65,40 juta pada 2019. Pencapaian itu turun 33,79 persen dari US$98,77 untuk periode 2018.

Sementara itu, produsen batu bara itu tercatat memiliki total aset US$780,64 juta per 31 Desember 2019. Posisi itu naik 11,35% dari US$701,04 juta pada akhir 2018.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten harga batu bara
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top