Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Fokus Pengembangan Digital, Telkom Siap Gelontorkan Rp7 Triliun

Telkom tidak mau ketinggalan untuk memperdalam penetrasi di industri digital guna mempercepat transformasi perusahaan dalam menghadapi era disrupsi.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 28 Februari 2020  |  13:34 WIB
Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk Ririek Adriansyah (kiri) memberi penjelasan di sela-sela RUPST, di Jakarta, Jumat (24/5/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk Ririek Adriansyah (kiri) memberi penjelasan di sela-sela RUPST, di Jakarta, Jumat (24/5/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) berencana menggelontorkan dana Rp7 triliun untuk pendanaan perusahaan rintisan atau start up.

Direktur Strategic Portfolio Telkom Achmad Sugiarto mengatakan rencana tersebut merupakan bagian dari fokus bisnis Telkom yang bersandar pada tiga pilar, yaitu digital connectivity, digital platform, dan digital services. Dia menambahkan, investasi yang akan dikucurkan juga merambah ke arah pengembangan perusahaan rintisan.

“Jadi [investasi ini dilakukan] dalam rangka penguatan kapabilitas digital sekaligus berinvestasi di industri digital yang tengah mengalami pertumbuhan bisnis dan valuasi yang meningkat pesat,” jelasnya melalui keterangan tertulis,  Jumat (28/2/2020).

Achmad mengimbuhkan, rencana pendanaan perusahaan rintisan juga sejalan arahan dari Kementerian BUMN yang menginginkan Telkom segera mempercepat transformasi dalam menghadapi era disrupsi. Melalui penguatan kapabilitas digital dan pengalokasian investasi,  kinerja Telkom diharapkan dapat tumbuh berkesinambungan.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, sebagai rencana investasi tiga hingga empat tahun ke depan, perusahaan pelat merah ini akan mengalokasikan dana dengan kisaran US$300 s.d US$500 juta atau sekitar Rp 4,2 triliun hingga Rp7 triliun kepada anak perusahaannya, MDI Ventures.

Sebelumnya, pada 2016 silam perseroan telah mengucurkan US$100 juta pada perusahaan modal ventura yang bergerak pada investasi di perusahaan digital mancanegara tersebut. Sampai saat ini MDI Ventures telah berinvestasi di 38 perusahaan dari 12 negara.

Selain menaruh investasi di perusahaan digital yang memiliki pertumbuhan bisnis dan value yang pesat, Achmad mengatakan MDI Ventures juga berkontribusi secara signifikan dalam transformasi digital Grup Telkom.

“MDI Ventures menciptakan kerja sama melalui kolaborasi-sinergi antara startup dan TelkomGroup untuk memaksimalkan value baru yang belum termanfaatkan,” tutupnya.

Sebelumnya, dalam gelaran DevCon/Digital Economy Summit 2020 yang digelar Kamis (27/2), Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa aksi korporasi tersebut dirasa penting untuk menyikapi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

“Karena Telkom itu industri dengan capex yang sangat tinggi, EBITDA menurun, pendapatan stagnan, jadi kami harus bergerak dari hanya infrastruktur digital ke digital platform,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

aksi emiten
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top