Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Investor Belum Manfaatkan Fleksibilitas RD Campuran

Produk reksa dana campuran memungkinkan manajer investasi (MI) untuk menyesuaikan portofolio instrumen dari setiap volatilitas pasar.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 13 Februari 2020  |  17:16 WIB
Karyawan beraktivitas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawan beraktivitas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – Daya tarik dan fleksibilitas dari reksa dana campuran belum dimanfaatkan secara maksimal oleh investor yang kerap terpaku pada satu jenis reksa dana.

Senior Vice President Head of Business Development di PT Henan Putihrai Asset Management Reza Fahmi Riawan mengatakan, reksa dana campuran dinilai sebagai produk reksa dana yang paling menarik.

Pasalnya, produk ini memungkinkan manajer investasi (MI) untuk menyesuaikan portofolio instrumen dari setiap volatilitas pasar yang terpengaruh beragam kondisi global dan lokal, seperti politik serta ekonomi.

Kendati demikian, pihaknya menilai banyak investor yang melupakan reksa dana campuran dan lebih memilih produk dengan portofolio yang spesifik seperti reksa dana saham, reksa dana pasar uang, ataupun reksa dana pendapatan tetap.

Padahal, reksa dana campuran diharapkan akan dipilih oleh para calon investor dan investor karena tingkat fleksibilitasnya yang tinggi.

“Tingkat fleksibilitas tersebut membuat manajer investasi mampu mendiversifikasi aset portofolio investor sesuai dengan keadaan pasar,” ujarnya, Kamis (13/2/2020).

Ia melanjutkan, prospek reksa dana campuran pada tahun ini masih cukup menjanjikan untuk digunakan. Menurutnya, kinerja reksa dana tertinggi pada tahun ini diperkirakan di sektor pendapatan tetap dan terproteksi.

Terkait strategi perancangan portofolio reksa dana, Reza mengatakan pihaknya melakukan diversifikasikan di pasar saham. Para manajer investasi akan mencari saham-saham emiten dengan fundamental yang baik.

Hal tersebut dikombinasikan dengan obligasi dengan tenor panjang yang memiliki tingkat keuntungan yang tinggi jika suku bunga rendah. Selain itu, pihaknya juga akan mencampurnya dengan obligasi jangka pendek atau deposito.

“Oblligasi jangka pendek dan deposito yang kami cari umumnya yang memiliki volatilitas kecil terhadap risiko volatilitas pasar sehingga dapat memaksimalkan keuntungan,” tambahnya.

Sementara itu, Henan Putihrai Asset Management memiliki satu produk reksa dana campuran, yakni HPAM Flexi Plus. Produk tersebut, lanjutnya berhasil membukukan imbal hasil 14,81 persen sepanjang tahun 2019 lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

reksa dana
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top