Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Waskita Beton Precast (WSBP)-Pertamina Garap Proyek Pelabuhan

Kerja sama ini meliputi bidang perbaikan dan pembangunan pelabuhan di lokasi pekerjaan milik anak usaha PT Pertamina (Persero) tersebut. Pertamina Trans Kontinental berfokus pada bidang jasa pelayaran, maritim, dan logistik.
Korporasi beton PT Waskita Beton Precast Tbk./Istimewa
Korporasi beton PT Waskita Beton Precast Tbk./Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP) menggandeng PT Pertamina Trans Kontinental melalui Kerja Sama Operasi (KSO) untuk perbaikan dan pembangunan pelabuhan.

Kerja sama ini meliputi bidang perbaikan dan pembangunan pelabuhan di lokasi pekerjaan milik anak usaha PT Pertamina (Persero) tersebut. Pertamina Trans Kontinental berfokus pada bidang jasa pelayaran, maritim, dan logistik.

Direktur PT Waskita Beton Precast Tbk. Jarot Subana mengatakan KSO dilakukan dalam bentuk portion. WSBP akan berperan sebagai perencana, penyuplai beton pracetak , readymix, dan kontraktor.

"Kerja sama bisnis ini berlaku selama 2 tahun sejak perjanjian ini ditandatangani dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan kedua pihak perusahaan," ujarnya, dikutip dari siaran pers, Rabu (12/2/2/2020).

Kerja sama ini ditandai dengan penandatangananan nota kesepahaman kerja yang ditandatangani oleh Direktur Utama Waskita Beton Precast Jarot Subana dan Direktur Utama PT Pertamina Trans Kontinental Nepos MT Pakpahan.

Acara penandatangan kerja sama ini juga dihadiri oleh yaitu Direktur Pemasaran WSBP Agus Wantoro, General Manager Hukum WSBP Sudarmoyo, Sekretaris Perusahaan WSBP Siti Fathia Maisa Syafurah, Direktur Operasi Pertamina Trans Kontinental Hadi Purnomo dan Direktur Pemasaran Pertamina Trans Kontinental Arsono Kuswardanu.

Dihubungi terpisah, Corporate Secretary WSBP Fathia Syafurah mengatakan bahwa perseroan belum dapat menyampaikan berapa proyeksi nilai kontrak maupun pendapatan yang akan didapatkan dari KSO ini.

“Saat ini tahapan MoU [memorandum of understanding] dan membuka peluang kerja sama yang lebih intens antara kedua perusahaan, untuk kemudian menjadi potensi kontrak,” katanya kepada Bisnis.com, Rabu (12/2/2020).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper