Ringkasan Perdagangan 31 Januari: IHSG Anjlok Nyaris 2 Persen, Rupiah Bertahan Positif

Sentimen virus corona dan volatilitas pasar lokal, membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan. Hal serupa terjadi pada pergerakan bursa saham regional hari ini.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 31 Januari 2020  |  20:16 WIB
Ringkasan Perdagangan 31 Januari: IHSG Anjlok Nyaris 2 Persen, Rupiah Bertahan Positif
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Rabu (29/1/2020). JIBI/Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Sentimen virus corona dan volatilitas pasar lokal, membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan. Hal serupa terjadi pada pergerakan bursa saham regional hari ini.

Di sisi lain, nilai tukar rupiah mampu berakhir di zona hijau meskipun tipis.

Berikut adalah ringkasan perdagangan di pasar saham, mata uang, dan komoditas yang dirangkum Bisnis.com, Jumat (31/1/2020):

 

Terguling dari Level 6.000, IHSG Anjlok Nyaris 2 Persen

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup melemah 1,94 persen atau 117,54 poin ke level 5.940,05 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Kamis (30/1/2020), IHSG menutup pergerakannya di level 6.057,60 juga dengan koreksi cukup tajam sebesar 0,91 persen atau 55,45 poin.

Sebelum terguling dari level 6.000, indeks sempat rebound ke zona hijau dengan dibuka naik 0,31 persen atau 18,86 poin di posisi 6.076,46 pada Jumat (31/1) pagi. Sepanjang hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 5.937,02-6.078,93.

Sembilan sektor menetap di wilayah negatif pada akhir perdagangan, dipimpin sektor aneka industri (-3,32 persen), disusul sektor finansial (-2,35 persen), dan barang konsumsi (2,1 persen).

Sebanyak 114 saham menguat, 306 saham melemah, dan 256 saham stagnan dari 676 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.

 

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini

Nilai tukar rupiah berakhir menguat 56 poin atau 0,41 persen di level Rp13.583 per dolar AS pada perdagangan hari ini. 

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau naik tipis 0,05 persen atau 0,047 poin ke posisi 97,740.

Rupiah sebelumnya dibuka menguat tipis 2 poin atau 0,01 persen ke level Rp13.638 per dolar AS pada perdagangan hari ini, Jumat (24/1/2020).

 

Sepekan Penuh Tekanan, Bursa Asia Bergerak Variatif Hari Ini

Bursa saham Asia bergerak mixed pada perdagangan hari ini, Jumat (31/1/2020) karena investor masih menaruh harapan bahwa China dapat menahan wabah virus corona, bahkan ketika korban jiwa dan jumlah infeksi terus meningkat, sejumlah penerbangan dibatalkan, dan aktivitas produksi terhenti.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada hari Kamis mengumumkan keadaan darurat global ketika virus menyebar ke lebih banyak negara.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan kekhawatiran terbesar adalah potensi penyebaran virus ke negara-negara dengan sistem kesehatan yang lebih lemah.

Indeks MSCI Asia Pacific di luar Jepang terpantau melemah 0,4 persen, bersiap untuk pelemahan mingguan terburuk dalam setahun terakhir dengan penurunan 4,6 persen. Indeks sebelumnya merosot 2,3 persen pada hari Kamis, pelemahan harian paling tajam dalam enam bulan terakhir.

Pergerakan indeks regional cenderung variatif, dengan indeks Nikkei 225 menguat 1 persen, sedangkan indeks Topix ditutup menguat 0,53 persen. Di sisi lain, indeks Hang Seng terpantau melemah 0,21 persen pada pukul 14.35 WIB, sedangkan indeks Kospi melemah 1,35 persen.

 

Pergerakan Harga Emas Comex Hari Ini

Harga emas Comex kontrak April 2020 melemah 7,5 poin atau 0,47 persen ke level US$1.581,70 per troy ounce.

Sebelumnya, harga emas Comex kontrak April 2020 dibuka melemah 10,80 poin atau 0,68 persen di level US$1.578,40 per troy ounce.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Gonjang Ganjing Rupiah, Harga Emas Hari Ini, Indeks BEI

Editor : Hendri Tri Widi Asworo
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top