Ringkasan Perdagangan 28 Januari: IHSG dan Rupiah Masih Terseok, Emas Menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir ke zona merah pada perdagangan hari ini, begitu pun dengan nilai tukar rupiah yang melanjukan pelemahannya di hari kedua.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 28 Januari 2020  |  20:11 WIB
Ringkasan Perdagangan 28 Januari: IHSG dan Rupiah Masih Terseok, Emas Menguat
Karyawan melintas di depan layar pergerakan saham di Plaza Mandiri, Jakarta, Senin (29/4/2019)./ANTARA FOTO - Rivan Awal Lingga

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir ke zona merah pada perdagangan hari ini, begitu pun dengan nilai tukar rupiah yang melanjukan pelemahannya di hari kedua.

Sementara itu, bursa Asia masih tertekan oleh kekhawatiran mengenai wabah virus corona (coronavirus) di tengah rendahnya volume perdagangan karena sebagian besar bursa saham libur.

Berikut adalah ringkasan perdagangan di pasar saham, mata uang, dan komoditas yang dirangkum Bisnis.com, Selasa (28/1/2020):

Virus Corona Masih Membayangi, IHSG Ditutup Melemah

Berdasarkan data BloombergIHSG ditutup merosot 0,36 persen atau 22,02 poin ke level 6.111,18 dari level penutupan sebelumnya.

Lima dari sembilan sektor menetap di zona merah pada akhir perdagangan, dipimpin oleh sektor industri dasar yang merosot 1,67 persen, disusul sektor finansial yang melemah 0,62 persen. Empat sektor lainnya menguat, dipimpin sektor aneka industri yang naik 0,83 persen.

Dari total 675 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, sebanyak 175 saham menguat, 232 saham melemah, dan 268 saham stagnan.

Menurut Suria Dharma, Analis Samuel Sekuritas, pelemahan IHSG dipengaruhi bertahannya kekhawatiran pasar seputar wabah virus corona (coronavirus) baru di China.

“Jika kasus virus corona berkepanjangan, ekonomi China akan terdampak dan permintaan komoditas akan menurun,” terang Suria Dharma, seperti dikutip Bloomberg.

Bursa Asia Masih Terpukul Kekhawatiran Virus Corona

Bursa saham Asia terpukul pada Selasa (28/1/2020) karena korban jiwa akibat virus corona di China melonjak dan meningkatkan kekhawatiran investor atas dampaknya terhadap ekonomi.

China memperpanjang liburan Tahun Baru Imlek hingga 2 Februari secara nasional, dan 9 Februari untuk Shanghai. Kota produsen baja terbesar di China di provinsi Hebei utara, Tangshan, menangguhkan semua transportasi dalam upaya mencegah penyebaran virus.

Saham Asia juga memangkas beberapa pelemahan awal pada hari Selasa tetapi masih jauh di bawah zona merah.

Indeks MSCI Asia Pacific di luar Jepang merosot 0,8 persen. Indeks Topix dan Nikkei 225 Jepang ditutup melemah masing-masing 0,55 persen dan 0,6 persen. Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia berakhir turun 1,36 persen dan indeks Kospi Korea Selatan tergelincir 3,09 persen.

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini

Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup melemah 29 poin atau 0,21 persen ke level Rp13.644 per dolar AS, setelah bergerak pada kisaran Rp13.621-Rp13.657 per dolar AS.

Kurs rupiah berdasarkan data Bloomberg dibuka melemah tipis 6 poin atau 0,04 persen di level Rp13.621 per dolar AS pada perdagangan pagi ini.

Investor Masih Buru Aset Safe Haven

Investor kembali memburu aset investasi aman pada perdagangan Selasa (28/1/2020) seiring dengan meningkatnya kekhawatiran terhadap dampak ekonomi dari virus corona yang semakin banyak memakan korban.

Kepala Strategi Valuta Asing Scotia Capital Shaun Osborne mengatakan bahwa pasar khawatir penyebaran virus corona yang terus meluas dan korban jiwa yang terus bertambah dapat menjadi epidemi seperti virus SARS saat itu sehingga meredam ekonomi global sampai batas tertentu.

 “Pasar masih bereaksi terhadap sentimen penyebaran virus corona dan aset safe haven terus menunjukkan kinerja terbaiknya,” ujar Shaun seperti dikutip dari Reuters, Selasa (28/1/2020).

Pergerakan Harga Emas Hari Ini

Berdasarkan data Bloomberg, pada perdagangan Selasa (28/1/2020) hingga pukul 17.32 WIB, harga emas berjangka untuk kontrak April 2020 di bursa Comex berada di level US$1.584 per troy ounce, menguat tipis 0,04%, sedangkan harga emas di pasar spot melemah 0,13% menjadi US$1.580 per troy ounce.

Harga emas batangan PT Aneka Tambang hari ini, Selasa(28/1/2020), tidak mengalami perubahan alias stagnan.

Berdasarkan informasi Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga emas Antam berada di level Rp774.000 per gram. Sebelumnya, emas Antam sempat menguat Rp6.000 per gram pada Senin (27/1).

Adapun untuk emas batangan Antam ukuran 0,5 gram hari ini ditetapkan seharga Rp411.500. Harga emas Antam tersebut berlaku di Butik Emas LM Antam Pulo Gadung, Jakarta.

Sementara itu, harga jual kembali (buyback) emas Antam juga tidak bergerak dari posisi kemarin. Saat ini, harga buyback dipatok pada kisaran Rp690.000 per gram.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Gonjang Ganjing Rupiah, Harga Emas Hari Ini, Indeks BEI

Editor : Sutarno
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top