Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Melemah Tipis Pagi Ini, BBRI & BBCA Jadi Penekan

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG bergerak melemah 3,39 poin atau 0,05 persen ke level 6.245,82 pada pukul 09.12 WIB, setelah dibuka melemah 0,1 persen atau 6,37 poin ke level 6.242,83 pada perdagangan hari ini.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 24 Januari 2020  |  09:39 WIB
Pengunjungi mengamati layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (15/11/2019). - ANTARA /Dhemas Reviyanto
Pengunjungi mengamati layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (15/11/2019). - ANTARA /Dhemas Reviyanto

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak melemah tipis pada awal perdagangan hari ini, Jumat (24/1/2020).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG bergerak melemah 3,39 poin atau 0,05 persen ke level 6.245,82 pada pukul 09.12 WIB, setelah dibuka melemah 0,1 persen atau 6,37 poin ke level 6.242,83 pada perdagangan hari ini.

Pada perdagangan Kamis (23/1/2020), IHSG mengakhiri pergerakannya di level 6.249,21 dengan penguatan 0,25 persen atau 15,76 poin.

Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak pada kisaran 6.234,82 – 6.248,69.

Lima dari sembilan sektor terpantau bergerak di zona hijau, didorong oleh sektor industri dasar yang menguat 0,19 persen dan properti yang naik 0,17 persen. Empat sektor lainnya melemah, dipimpin sektor aneka industri yang melemah 0,47 persen.

Dari 675 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, 101 saham di antaranya menguat, sedangkan 63 saham melemah, dan 511 saham lainnya stagnan.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang masing-masing melemah 0,84 persen dan 0,37 persen menjadi penekan utama pelemahan IHSG pagi ini.

Direktur PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memprediksi indeks hari ini bergerak pada rentang 6202 – 6378. Menurutnya, pola pergerakan IHSG saat ini masih menunjukkan betah berada dalam rentang konsolidasi serta sedang membentuk pola akumulasi sebelum melanjutkan kenaikan.

Capital inflow yang tercatat secara Ytd masih menunjukkan bahwa IHSG masih menjadi salah satu tujuan investasi dari investor baik dari dalam maupun luar negri, hari ini peluang kenaikan masih akan terlihat pada pergerakan IHSG,” katanya dalam keterangan tertulis.

Sementara itu, mayoritas bursa saham lainnya di Asia bergerak mayoritas melemah. Indeks Topix dan Nikkei 225 masing-masing turun 0,17 persen dan 0,08 persen, sedangkan indeks Hang Seng merosot 0,34 persen.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI
Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top