Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Irfan Setiaputra Jadi Dirut Garuda, Saham GIAA Menghijau

Berdasarkan data Bloomberg, saham GIAA menguat 6 poin atau 1,32% ke level Rp460 per saham pada perdagangan hari ini hingga pukul 11.11 WIB.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 22 Januari 2020  |  11:15 WIB

Bisnis.com, TANGERANG - Saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. menghijau pada perdagangan Rabu (22/1/2020) menjelang rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB). Sosok Irfan Setiaputra santer dikabarkan menjadi bos baru perusahaan pelat merah itu.

Berdasarkan data Bloomberg, saham GIAA menguat 6 poin atau 1,32% ke level Rp460 per saham pada perdagangan hari ini hingga pukul 11.11 WIB. GIAA berbalik ke teritori positif setelah terkoreksi 2 poin atau 0,44% ke level Rp454 pada perdagangan Selasa (21/1/2020).

Sepanjang tahun berjalan, saham GIAA masih terparkir pada di zona merah dengan koreksi sebesar 7,23%. Perusahaan pelat merah itu memiliki kapitalisasi pasar Rp11,96 triliun.

Pada hari ini, Garuda Indonesia menggelar RUPSLB yang memiliki tiga agenda acara, salah satunya perubahan susunan pengurus perseroan, sehubungan dengan usulan dari Dewan Komisaris Perseroan sesuai Surat Dewan Komisaris Nomor: GARUDA/DEKOM-104/2019 tanggal 9 Desember 2019 perihal Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham.

Perombakan manajemen BUMN itu dilakukan menyusul pencopotan I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra dan beberapa direksi karena skandal penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton di pesawat Airbus 330-900 neo yang bertolak ke Jakarta dari Paris.

Dalam RUPSLB, pemegang saham Garuda Indonesia menunjuk Irfan Setiaputra sebagai Direktur Utama Garuda. Di BUMN, Irfan sempat menjabat sebagai Direktur Utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau PT INTI pada 2009-2012.

Irfan menyingkirkan sejumlah nama calon bos Garuda yang sempat beredar,  seperti Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi dan mantan Menteri ESDM Ignasius Jonan.

Selain itu, RUPSLB juga menunjuk mantan Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triwan Munaf sebagai Komisaris Utama (Komut) Garuda untuk menggantikan posisi Komisaris Utama saat ini Sahala Lumban Gaol.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

garuda indonesia rekomendasi saham
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top