Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Investor Asing Cetak Net Buy Rp222,72 Miliar

Investor asing mampu mencatatkan aksi beli bersih pada perdagangan hari ini, Senin (21/1/2020), meskipun IHSG melanjutkan pelemahannya.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 21 Januari 2020  |  17:43 WIB
Penumpang bus Transjkarta melintasi layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di jalan Jenderal Sudirman Jakarta - ANTARA/Wahyu Putro A.
Penumpang bus Transjkarta melintasi layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di jalan Jenderal Sudirman Jakarta - ANTARA/Wahyu Putro A.

Bisnis.com, JAKARTA – Investor asing mampu mencatatkan aksi beli bersih pada perdagangan hari ini, Senin (21/1/2020), meskipun IHSG melanjutkan pelemahannya.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing membukukan aksi beli bersih (net buy) senilai sekitar Rp222,72 miliar, setelah mencatat net sell pada perdagangan sebelumnya (lihat tabel).

Aksi beli oleh investor asing pada Selasa (21/1) tercatat 4,16 miliar lembar saham senilai Rp2,2 triliun. Adapun aksi jual oleh investor asing tercatat 1,1 miliar lembar saham senilai Rp1,9 triliun.

Total nilai transaksi yang terjadi di lantai bursa hari ini mencapai sekitar Rp6,08 triliun dengan volume perdagangan tercatat sekitar 10,78 miliar lembar saham.

Di sisi lain, berdasarkan data Bloomberg, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 6.238,15 dengan koreksi 0,11 persen atau 6,89 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Senin (20/1/2020), IHSG menutup pergerakannya di level 6.245,04 dengan pelemahan 0,74 persen atau 46,61 poin.

Sebelum kembali berakhir di zona merah, indeks sempat bangkit ke zona hijau dengan dibuka naik 0,11 persen atau 6,95 poin di posisi 6.252 pada Selasa (21/1) pagi.

Level penutupan yang dibukukan hari ini adalah yang terendah sejak 8 Januari. Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak fluktuatif di level 6.226,06 – 6.257,88.

Enam dari sembilan sektor berakhir di wilayah negatif, dipimpin pertanian (-1,98 persen) dan properti (-1,17 persen). Tiga sektor lainnya mampu menguat, dipimpin infrastruktur (+1,04 persen).

Adapun dari 675 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, sebanyak 144 saham menguat, 257 saham melemah, dan 274 saham stagnan.

Saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) dan PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) yang masing-masing turun 3,09 persen dan 1,37 persen menjadi penekan utama IHSG.

Di sisi lain, penguatan saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) masing-masing sebesar 2,10 persen dan 0,98 persen menjadi pendorong utama sekaligus membatasi besarnya koreksi IHSG.

Ringkasan perdagangan saham oleh investor asing

Tanggal

Total

Keterangan

21 Januari

Rp222,72 miliar

Net buy

20 Januari

Rp668,7 miliar

Net sell

17 Januari

Rp197,16 miliar

Net buy

16 Januari

Rp731,83 miliar

Net sell

15 Januari

Rp79,67 miliar

Net buy

14 Januari

Rp967,58 miliar

Net buy

13 Januari

Rp251,55 miliar

Net buy

10 Januari

Rp95,16 miliar

Net buy

9 Januari

Rp887,9 miliar

Net buy

8 Januari

Rp88,78 juta

Net sell

Sumber: BEI

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG transaksi saham
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top