Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dolar AS Menghijau, Mata Uang Global Diprediksi Tertekan

Penguatan dolar AS di tengah solidnya data perekonomian Paman Sam berpotensi menekan sejumlah mata uang global.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 19 Januari 2020  |  18:21 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Penguatan dolar AS di tengah solidnya data perekonomian Paman Sam berpotensi menekan sejumlah mata uang global.

Pada penutupan perdagangan Jumat (17/1/2020), indeks dolar AS menguat 0,286 poin atau 0,29 persen menjadi 97,606. Harga menguat 1,26 persen sepanjang tahun berjalan.

Dalam waktu yang sama, EUR-USD menurun 0,4 persen menjadi 1,1092 per dolar AS. USD-JPY terkoreksi 0,02 persen menuju 110,14 per dolar AS. USD-CHF menguat 0,33 persen menjadi 0,9679 per dolar AS.

Sementara itu, AUD-USD terkoreksi 0,28% menuju 0,6879 per dolar AS. GBP-USD menurun 0,49 persen menjadi 1,3016 per dolar AS.

Valbury Asia Futures dalam publikasi risetnya menyampaikan mata uang dolar AS menguat setelah data ekonomi Paman Sam menunjukkan hasil yang solid. Di antaranya ialah data penjualan utama ritel yang melampaui ekspektasi.

“Sentimen tersebut membuat mata uang global cenderung tertekan terhadap dolar AS,” paparnya dalam publikasi riset, dikutip Minggu (19/1/2020).

Pada perdagangan Senin (20/1/2020), USD-JPY diperkirakan menguat dengan level resistan utama 110.40, sedangkan level support 109.90.

USD-CHF juga diproyeksikan meningkat dengan level resistan utama 0.9725, sedangkan level support 0.9620.

Dalam waktu yang sama, mata uang EUR-USD diperkirakan terkoreksi dengan resistan di 1.1130, sedangkan support di 1.1060.

Setali tiga uang, GBP-USD diprediksi melemah dengan resistan utama 1.3085, sedangkan support 1.2975. Adapun, AUD-USD memiliki resistan di 0.6900, dan support di 0.6860.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dolar as mata uang
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top