Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Trump Sampaikan Kabar Gembira, Wall Street Cetak Rekor

Tiga indeks saham utama di bursa Wall Street Amerika Serikat kompak mencetak rekor terbarunya pada perdagangan Kamis (12/12/2019), menyusul laporan bahwa pemerintah AS telah mencapai “kesepakatan pokok” dengan China untuk menyelesaikan perang dagang mereka.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 13 Desember 2019  |  06:44 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Tiga indeks saham utama di bursa Wall Street Amerika Serikat kompak mencetak rekor terbarunya pada perdagangan Kamis (12/12/2019), menyusul laporan bahwa pemerintah AS telah mencapai “kesepakatan pokok” dengan China untuk menyelesaikan perang dagang mereka.

Berdasarkan data Reuters, indeks S&P 500 berakhir menanjak 0,86 persen di level 3.168,57, indeks Dow Jones Industrial Average menguat 0,79 persen ke posisi 28.132,05, dan indeks Nasdaq Composite ditutup naik 0,73 persen di level 8.717,32.

Ketiga indeks tersebut mencetak rekor intraday-nya. Indeks S&P 500 dan Nasdaq juga mampu membukukan rekor level penutupan tertinggi.

Bursa saham AS serempak menguat ketika Presiden Donald Trump, melalui akun Twitter miliknya, mencuit bahwa Amerika Serikat mendekati kesepakatan dengan China menjelang datangnya tenggat waktu pengenaan tarif baru pada 15 Desember 2019.

Pada Kamis (12/12), muncul pula laporan bahwa dua negara berekonomi terbesar di dunia itu telah mencapai kesepakatan pada pokoknya.

Jadwal pengenaan tarif baru oleh AS terhadap impor China tersebut telah menjadi perhatian pasar. Rencana ini diharapkan setidaknya akan ditunda seiring dengan upaya kedua belah pihak membuat kemajuan atas kesepakatan perdagangan awal.

"Prosesnya sudah berjalan panjang dan rumit untuk mencapai kesepakatan. Tentu saja ini adalah sesuatu yang pasar cari,” tutur Rick Meckler, mitra di Cherry Lane Investments.

Indeks S&P telah naik 26 persen sejauh ini pada tahun 2019, dipicu langkah pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve AS, laporan laba perusahaan yang lebih baik dari perkiraan, dan optimisme atas hubungan perdagangan AS-China.

Pada Rabu (11/12), The Fed mempertahankan untuk tidak mengubah suku bunga acuannya serta mengisyaratkan bahwa biaya pinjaman tidak akan berubah dalam waktu dekat.

Sehari berselang, pada Kamis (12/12), Bank Sentral Eropa (ECB) mempertahankan suku bunganya stabil dan Presiden ECB Christine Lagarde menyampaikan nada lebih optimis mengenai ekonomi.

Pergerakan Bursa Wall Street 12 Desember

Indeks

Level

Perubahan (persen)

Dow Jones

28.132,05

+0,79

S&P 500

3.168,57

+0,86

Nasdaq

8.717,32

+0,73

Sumber: Reuters

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wall street Donald Trump
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top