Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tiga Sektor Positif, IHSG Berbalik Menguat Tipis Pagi Ini

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat pada awal perdagangan hari ini, Kamis (28/11/2019).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 28 November 2019  |  09:36 WIB
Petugas PPSU menyapu trotoar dengan latar belakang layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di jalan Jenderal Sudirman Jakarta, Rabu (27/11 - 2019).(ANTARA /Wahyu Putro)
Petugas PPSU menyapu trotoar dengan latar belakang layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di jalan Jenderal Sudirman Jakarta, Rabu (27/11 - 2019).(ANTARA /Wahyu Putro)

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat pada awal perdagangan hari ini, Kamis (28/11/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG bergerak menguat tipis 0,03 persen atau 1,84 poin ke level 6.024,88 pada pukul 09.15 WIB, setelah dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,16 poin atau 9,77 poin ke level 6.013,27.

Pada perdagangan Rabu (27/11), indeks mengakhiri pergerakannya di level 6.023,04 dengan pelemahan 3,15 poin atau 0,05 persen.

Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak pada kisaran 6.013,17-6.028,68.

Enam dari sembilan sektor terpantau bergerak melemah, dipimpin oleh sektor aneka industri yang melemah 0,4 persen. Tiga sektor lainya menguat, dipimpin sektor industri dasar yang menguat 1,69 persen.

Sebanyak 106 saham menguat, 99 saham melemah, dan 459 saham stagnan dari 664 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) yang masing-masing menguat 2,65 persen dan 2,21 persen menjadi penopang utama atas pergerakan IHSG.

PT Indosurya Bersinar Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini berpeluang menguat dengan rentang 5.989 – 6.189.

Director PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan bahwa pergerakan IHSG masih menunjukkan pola konsolidasi wajar sembari menanti momentum kenaikan lanjutan dengan target mendobrak level tertinggi sepanjang masanya kembali.

“Kondisi capital inflow yang masih terus berlangsung secara ytd turut menjadi sentimen positif terhadap pola gerak IHSG. Hari ini IHSG berpotensi menguat,” katanya dalam riset harian, Kamis (28/11/2019).

Sementara itu, bursa saham lainnya di Asia bergerak variatif, di antaranya indeks Topix melemah 0,05 persen, sedangkan indeks Nikkei 225 menguat 0,04 persen. Sementara itu, indeks Hang Seng melemah 0,38 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Indeks BEI IHSG
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top