Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Menguat Tipis di Akhir Sesi I, BRPT & CPIN Jadi Penopang

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG menguat tipis 0,02 persen atau 1,34 poin ke level 6.027,52 pada akhir perdagangan sesi I hari ini, setelah dibuka di zona merah dengan pelemahan hanya 0,25 poin ke level 6.025,94.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 27 November 2019  |  12:21 WIB
Karyawan berada di depan papan elektronik yang menampilkan harga saham di Bursa Efek Indonesia. - Bisnis/Abdullah Azzam
Karyawan berada di depan papan elektronik yang menampilkan harga saham di Bursa Efek Indonesia. - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Selasa (26/11/2019), setelah berfluktuasi sepanjang hari ini.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG menguat tipis 0,02 persen atau 1,34 poin ke level 6.027,52 pada akhir perdagangan sesi I hari ini, setelah dibuka di zona merah dengan pelemahan hanya 0,25 poin ke level 6.025,94.

Pada perdagangan Selasa (26/11), indeks mengakhiri pergerakannya di level 6.026,19 dengan pelemahan 0,73 persen atau 44,57 poin.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 6.002,99-6.052,49.

Lima dari sembilan sektor IHSG menetap di zona hijau pada akhir sesi I, dipimpin sektor industri dasar yang naik 1,45 persen dan tambang yang menguat 0,46 persen. Empat sektor lainnya melemah, dipimpin sektor pertanian yang turun 1,1 persen.

Sebanyak 121 saham menguat, 247 saham melemah, dan 296 saham stagnan dari 664 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.

Saham PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) yang masing-masing menguat 5,65 persen dan 3,46 persen menjadi penopang utama pergerakan IHSG pada akhir sesi I.

Tim riset Samuel Sekuritas Indonesia memperkirakan IHSG akan rebound, didukung positifnya bursa global menyusul kabar terbaru dari perundingan perdagangan AS-China.

Bursa saham AS ditutup menguat pada perdagangan semalam. Indeks Dow naik 0.20 persen, S&P500 0.22 persen, dan Nasdaq 0.18 persen. Penguatan didorong kenaikan harga saham-saham retail dimana dimulainya musim belanja tahunan dan biasa dimulai dengan Black Friday.

Sentimen positif juga datang dari komentar Presiden AS, Donald Trump yang mengatakan perjanjian dagang dengan China hampir mencapai kata sepakat. Trump mengatakan bahwa hubungannya dengan presiden China, Xi Jinping masih terjalin baik meski sebelumnya diberitakan sempat bersitegang setelah DPR dan Senat AS meloloskan UU HAM dan Demokrasi untuk Hong Kong.

Pernyataan Trump diperkuat oleh perwakilan kementerian perdagangan China yang mengatakan pimpinan negara China dan AS telah berbicara lewat telepon yang terus mendiskusikan perkembangan perjanjian dagang kedua negara tersebut.

“Kami memperkirakan hari ini IHSG berpeluang rebound terbatas seiring dengan bursa regional,” ungkap Samuel Sekuritas dalam risetnya, Rabu (27/11/2019).

Sejalan dengan IHSG, mayoritas bursa saham lainnya di Asia bergerak menguat. Indeks Nikkei 225 dan Topix Jepang masing-masing naik 0,48 persen dan 0,53 persen, sedangkan indeks Kospi Korea Selatan naik 0,47 persen.

Di China, indeks Shanghai Composite menguat 0,16 persen, sedangkan indeks Hang Seng Hong Kong menguat 0,06 persen. Di sisi lain, indeks CSI 300 melemah 0,11 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top