Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Minyak Mentah Menguat ke Level Tertinggi 9 Pekan

China mengisyaratkan keinginan baru untuk menyelesaikan perang perdagangan dengan AS yang telah mengganggu permintaan energi global.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 22 November 2019  |  07:25 WIB
Prediksi Harga Minyak WTI - Reuters
Prediksi Harga Minyak WTI - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Harga minyak mentah menguat ke level tertinggi dalam sembilan pekan karena China mengisyaratkan keinginan baru untuk menyelesaikan perang perdagangan dengan AS yang telah mengganggu permintaan energi global.

Berdasarkan data Bloomberg, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari naik 1,57 poin ke level US$58,58 per barel di New York Mercantile Exchange, penutupan tertinggi sejak 23 September.

Sementara itu, minyak Brent untuk kontrak Januari menguat US$1,57 ke level US$63,97 di ICE Futures Europe Exchange yang berbasis di London. Minyak mentah patokan global diperdagangkan lebih tinggi US$5,39 dibandingkan WTI.

Dilansir Bloomberg, Wakil Perdana Menteri China Liu He mengundang negosiator perdagangan utama Presiden AS Donald Trump untuk membahas perselisihan yang sudah berjalan lama.

Dalam pidatonya di Beijing, Liu juga mengungkapkan reformasi ekonomi domestik yang menyentuh beberapa permintaan utama Trump, menurut orang-orang yang menghadiri acara tersebut dan meminta untuk tidak disebutkan namanya.

Sentimen bullish juga didorong dengan dengan kenaikan minyak mentah di atas pergerakan rata-rata 200 hari, menurut Bart Melek, kepala analis komoditas di Toronto-Dominion Bank.

"Kami cenderung merespons ketika Gedung Putih atau Beijing mengatakan sesuatu," kata Melek, seperti dikutip Bloomberg. Kenaikan harga mungkin juga berasal dari "variabel teknis."

Minyak telah melemah sekitar 12 persen sejak menyentuh level tertinggi 2019 pada akhir April di tengah peningkatan pasokan minyak mentah di seluruh dunia dan ancaman terhadap permintaan global.

Prospek kesepakatan perdagangan terjadi hanya beberapa jam setelah pemerintah AS mengatakan stok minyak mentah di pusat penyimpanan utama berkurang paling banyak dalam tiga bulan terakhir. Persediaan minyak diesel juga turun, menurut data energy information Administration (EIA) pada Rabu.

Pergerakan minyak mentah WTI kontrak Januari 2020
TanggalHarga (US$/barel)Perubahan
21/11/201958,58+1,57 poin
20/11/201957,01+1,66 poin
19/11/201955,35-1,79 poin

 

Pergerakan minyak mentah Brent kontrak Januari 2020
TanggalHarga (US$/barel)Perubahan
21/11/201963,97+1,57 poin
20/11/201962,40+1,49 poin
19/11/201960,91-1,53 poin

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harga minyak mentah
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top