Investor Ritel 2 Broker Saham Ini Tembus 100.000 Akun

Setidaknya ada dua perusahaan efek yang kini memiliki investor ritel sebanyak lebih dari 100.000 akun.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 07 November 2019  |  09:33 WIB
Investor Ritel 2 Broker Saham Ini Tembus 100.000 Akun
Petugas menjelaskan cara berinvestasi kepada calon investor di Jakarta Investment Center (JIC), Jakarta, Kamis (2/8/2018). - ANTARA/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA - Setidaknya ada dua perusahaan efek yang kini memiliki investor ritel sebanyak lebih dari 100.000 akun. Kedua perusahaan efek tersebut juga merupakan broker teraktif di sepanjang tahun berjalan (year-to-date).

Shim Tae Yong, Direktur Mirae Asset Sekuritas Indonesia, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar 125.000 investor yang menjadi nasabah di perusahaan efek asal Korea Selatan tersebut.

“Kira-kira kami memiliki total 125.000 akun,” katanya kepada Bisnis, Selasa (5/11/2019).

Dirinya menegaskan bahwa saat ini Mirae Asset Sekuritas masih menjadi salah satu broker dengan investor ritel terbanyak di Indonesia. Menurutnya, investor ritel pun telah menjadi penopang menggeliatnya transaksi perdagangan efek bulan lalu.

Berdasarkan data Bloomberg, Mirae Asset Sekuritas menjadi broker teraktif dengan mencatatkan total transaksi perdagangan atau gross value senilai Rp19,92 triliun pada Oktober 2019.

“Menurut saya, investor domestik tetap optimistis dengan prospek pertumbuhan Indonesia setelah pelantikan Presiden Jokowi untuk periode kedua,” imbuh Shim.

Sementara itu, peningkatan jumlah investor juga terjadi di perusahaan efek pelat merah PT Mandiri Sekuritas.

Direktur Mandiri Sekuritas Lisana Irianiwati mengungkapkan bahwa per kuartal III/2019 tercatat jumlah nasabah ritel di perseroan sebanyak lebih dari 110.000.

“Hingga Kuartal III/2019, Mandiri Sekuritas telah dipercaya oleh lebih dari 110.000 nasabah ritel, meningkat 24% dari 89.000 nasabah secara tahunan (yoy),” ujarnya.

Sebelumnya, Mandiri Sekuritas menargetkan pertumbuhan investor pada tahun ini bisa mencapai 25.000 investor atau lebih banyak dari pertambahan sebanyak 18.000 investor pada tahun lalu.

Adapun, pada awal tahun, Mandiri Sekuritas meluncurkan MOST DigiSign yaitu fitur tandatangan digital yang mempercepat pembukaan rekening efek dan rekening dana nasabah secara online hanya dalam waktu satu hari.

Kehadiran MOST DigiSign disebut melengkapi pengalaman digital para nasabah dalam berinvestasi di pasar modal, mulai dari pembukaan rekening efek online, aplikasi trading multi-platforms MOST, layanan investasi syariah MOST Sharia, layanan reksa dana MOST Fund, serta kelas investasi online MOST Learning.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, investor

Editor : Ana Noviani
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top