Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ada Potensi IHSG Rebound, Cermati Saham-saham Berikut

Saham-saham yang masih cukup menarik secara teknikal di antaranya: LSIP, SSMS, AALI, INKP, TKIM, BJBR, TLKM, PGAS, PTBA, TINS, ANTM, WSKT, SMRA, ACES, MAPI, RALS.
Karyawan melintas di depan layar pergerakan saham di Plaza Mandiri, Jakarta, Senin (29/4/2019)./ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Karyawan melintas di depan layar pergerakan saham di Plaza Mandiri, Jakarta, Senin (29/4/2019)./ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Bisnis.com, JAKARTA – Analis PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk. memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak cenderung tertehan mencoba menguat dengan support resistance 6.170-6.255 pada perdagangan hari ini, Selasa (5/11/2019).

Kepala Riset PT Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi, dalam risetnya menulis bahwa secara teknikal IHSG terkonfirmasi break out pada harga rata-rata 50 hari dan ditutup tepat pada level harga rata-rata 20 hari.

“Potensi rebound tetap ada selama kuat di atas lower bollinger bands dan MA20 yang berada di kisaran 6.170. Indikator Stochastic dan RSI bergerak bearish berkelanjutan mengiringi bearishnya Indikator MACD yang memberikan divergence negatif.”

Saham-saham yang masih cukup menarik secara teknikal di antaranya: LSIP, SSMS, AALI, INKP, TKIM, BJBR, TLKM, PGAS, PTBA, TINS, ANTM, WSKT, SMRA, ACES, MAPI, RALS.

Pada perdagangan kemarin, indeks Eropa dan AS menguat dengan sentimen mengenai kesepakatan perdagangan dan bagusnya data pengangguran di Negeri Paman Sam.

Pada akhir perdagangan Senin (4/11), IHSG melemah 0,43 persen atau 26,85 poin ke level 6.180,34. Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG bergerak pada kisaran 6.180,34-6.242,08.

Lima dari sembilan sektor menetap di zona merah, dipimpin sektor properti (-1,81 persen) dan barang konsumer (-1,48 persen). Empat sektor lainnya mampu parkir di zona hijau, dipimpin pertanian yang menguat 1,77 persen.

Sebanyak 202 saham menguat, 227 saham melemah, dan 230 saham stagnan dari 659 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper