Bursa Asia Pulih, IHSG Rebound Lebih dari 1 Persen

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup menguat 1,36 persen atau 82,16 poin ke level 6.105,80 dari penutupan perdagangan sebelumnya.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 11 Oktober 2019  |  16:29 WIB
Bursa Asia Pulih, IHSG Rebound Lebih dari 1 Persen
Karyawan melintas di dekat layar penunjuk pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (12/6/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mempertahankan rebound dengan penguatan lebih dari 1 persen hingga akhir perdagangan hari ini, Jumat (11/10/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup menguat 1,36 persen atau 82,16 poin ke level 6.105,80 dari penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Kamis (10/10), IHSG berakhir di level 6.023,64 dengan koreksi 0,09 persen atau 5,52 poin, penurunan hari kedua berturut-turut.

Indeks mulai bangkit dari zona merah dengan dibuka naik 0,16 persen atau 9,68 poin di posisi 6.033,32 pada Jumat (11/10) pagi. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di level 6.033,32-6.109,12.

Delapan dari sembilan sektor berakhir di zona hijau, dipimpin oleh sektor industri dasar yang menguat 2,89 persen, disusul sektor aneka industri yang naik 2,46 persen. Di sisi lain, hanya sektor pertanian yang melemah 1,1 persen.

Dari 657 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, sebanyak 266 saham menguat, 140 saham melemah, dan 251 saham stagnan.

Saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) dan PT Astra International Tbk (ASII) yang masing-masing menguat 3,72 persen dan 3,19 persen menjadi penopang utama terhadap penguatan IHSG hari ini.

Sejalan dengan IHSG, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat 12 poin atau 0,08 persen ke level Rp14.138 per dolar AS setelah bergerak pada kisaran Rp14.127-Rp14.151 per dolar AS.

Indeks saham lainnya di Asia tampak bergerak menguat hari ini, dengan indeks Topix dan Nikkei 225 Jepang menguat masing-masing 0,88 persen dan 1,15 persen.

Di China, indeks Shanghai Composite dan CSI 300 menguat 0,88 persen dan 0,96 persen, sedangkan indeks Hang Seng Hong Kong menguat 2,34 persen.

Dilansir dari Reuters, suasana pasar yang bullish datang setelah Donald Trump menyebut hari pertama pembicaraan perdagangan antara AS dan negosiator Chine, telah berjalan dengan sangat baik.

Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan pembicaraan "mungkin lebih baik dari yang diharapkan" dan seorang pejabat Kamar Dagang AS yang diberi pengarahan oleh kedua belah pihak meningkatkan kemungkinan kesepakatan mengenai mata uang pekan ini.

“Meskipun optimisme seputar pembicaraan perdagangan membantu mendorong minat terhadap aset berisiko, kurangnya antusiasme terhadap kesepakatan mencerminkan kehati-hatian investor yang lebih luas,” kata Matt Simpson, analis pasar senior di GAIN Capital, seperti dikutip Reuters.

Perkembangan positif lebih lanjut dalam pembicaraan perdagangan dapat mendorong pasar pada hari Senin, tetapi ekspektasi yang rendah untuk kesepakatan berarti bahwa kurangnya kesepakatan tidak akan "menjadi akhir dari selera risiko," tambahnya.

Analis di National Australia Bank mengatakan penundaan kenaikan tarif saat ini tidak akan mungkin membalikkan perlambatan pertumbuhan ekonomi yang didorong oleh perdagangan.

Saham-saham pendorong IHSG
KodeKenaikan (persen)

HMSP

+3,72

ASII

+3,19

TLKM

+1,46

TPIA

+3,82

Saham-saham penekan IHSG:
KodePenurunan (persen)

ANDI

-16,38

BTPN

-2,19

CMNP

-7,28

PWON

-1,56

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, Indeks BEI

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top