Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ini Daftar Calon Emiten dalam Pipeline BEI

Dalam sisa 3 bulan terakhir ini, masih ada 31 calon emiten lagi yang sudah masuk ke dalam pipeline Bursa Efek Indonesia.
Karyawan dan pelaku usaha berada di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/3/2018)./ANTARA-Sigid Kurniawan
Karyawan dan pelaku usaha berada di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/3/2018)./ANTARA-Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA—Di tengah volatilitas pasar saham, sejumlah calon emiten tetap antusias melantai di Bursa Efek Indonesia di sepanjang tahun ini.

Namun, nilai dana yang dihimpun (fund raised) terpantau mini karena tak banyak yang meraup dana hingga lebih dari Rp1 triliun di sepanjang tahun ini.

Berdasarkan data BEI per 7 September 2019, telah ada 39 emiten baru yang mencatatkan sahamnya lewat penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO).

Realisasi IPO Sepanjang Tahun Berjalan 2019
Nama PerusahaanTanggal PencatatanNama PerusahaanTanggal Pencatatan
PT Gaya Abadi Sempurna Tbk. (SLIS)07 Okt 2019PT Indonesian Tobacco Tbk. (ITIC)4-Jul-19
PT Nusantara Almazia Tbk. (NZIA)25-Sep-19PT Krida Jaringan Nusantara Tbk. (KJEN)1-Jul-19
PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk. (OPMS)23-Sep-19PT Golden Flower Tbk. (POLU)26-Jun-19
PT Gunung Raja Paksi Tbk. (GGRP)19-Sep-19PT Surya Fajar Capital Tbk. (SFAN)19-Jun-19
PT Telefast Indonesia Tbk. (TFAS)17-Sep-19PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk. (CCSI)18-Jun-19
PT Bhakti Agung Propertindo Tbk. (BAPI)16-Sep-19PT Bali Bintang Sejahtera Tbk. (BOLA)17-Jun-19
PT Kencana Energi Lestari Tbk. (KEEN)2-Sep-19PT Hotel Fitra International Tbk. (FITT)11-Jun-19
PT Hensel Davest Indonesia Tbk. (HDIT)12-Jul-19PT Jasnita Telekomindo Tbk. (JAST)16 Mei 2019
PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk. (SMKL)11-Jul-19PT Bliss Properti Indonesia Tbk. (POSA)10 Mei 2019
PT Inocycle Technology Group Tbk. (INOV)10-Jul-19PT Menteng Heritage Realty Tbk. (HRME)12-Apr-19
PT Arkha Jayanti Persada Tbk. (ARKA)10-Jul-19PT Capri Nusa Satu Properti Tbk. (CPRI)11-Apr-19
PT Eastparc Hotel Tbk. (EAST)9-Jul-19PT Meta Epsi Tbk. (MTPS)10-Apr-19
PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk. (LIFE)9-Jul-19PT Wahana Interfood Nusantara Tbk. (COCO)20-Mar-19
PT Fuji Finance Indonesia Tbk. (FUJI)9-Jul-19PT Armada Berjaya Trans Tbk. (JAYA)21-Feb-19
PT DMS Propertindo Tbk. (KOTA)9-Jul-19PT Citra Putra Realty Tbk. (CLAY)18-Jan-19
PT MNC Vision Networks Tbk. (IPTV)8-Jul-19PT Nusantara Properti Internasional Tbk. (NATO)18-Jan-19
PT Berkah Prima Perkasa Tbk. (BLUE)8-Jul-19PT Estika Tata Tiara Tbk. (BEEF)10-Jan-19
PT Envy Technologies Indonesia Tbk. (ENVY)8-Jul-19PT Pollux Investasi Internasional Tbk. (POLI)10-Jan-19
PT Bima Sakti Pertiwi Tbk. (PAMG)5-Jul-19PT Sentra Food Indonesia Tbk. (FOOD)8-Jan-19
PT Darmi Bersaudara Tbk.  (KAYU)4-Jul-19  

Sumber: Bursa Efek Indonesia.

Dalam sisa 3 bulan terakhir ini, masih ada 31 calon emiten lagi yang sudah masuk ke dalam pipeline bursa.

Bahkan, salah satunya disebut-sebut bakal menggalang dana dalam porsi jumbo sambil menawarkan sahamnya di bursa luar negeri (dual listing).

I Gede Nyoman Yetna Setya, Direktur Penilaian Perusahaan BEI, mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada 31 calon emiten yang siap melantai di bursa pada kuartal IV/2019.

“Nah, ada satu yang Reg S/144A, mungkin nanti namanya belum bisa saya sebutkan dulu karena dari sisi peraturan ketika ditawarkan di bursa luar negeri kami juga harus mengikuti aturan di sana,” kata Nyoman di Jakarta, Senin (7/10/2019).

Adapun, Reg S/144A merupakan aturan penawaran internasional (international offering) yang mana investornya akan berdatangan dari Amerika Serikat maupun luar AS.

Kedua aturan perdagangan dari U.S. Securities and Exchange Comission (SEC) ini prosesnya lebih kompleks ketimbang IPO domestik. Pasalnya, regulasi yang menaunginya harus tunduk pada standar dokumentasi domestik dan internasional.

Oleh karena cakupan investornya luas, aturan Reg S/144A bakal cocok untuk transaksi dengan skala besar.

Nyomam memberikan petunjuk bahwa calon emiten jumbo ini berasal dari sektor barang konsumer.

Pipeline IPO Bursa Efek Indonesia
Nama PerusahaanTahun BukuSektor
PT Ifishdeco Tbk.31 Meri 2019Tambang
PT Dana Brata Luhur Tbk.30 Juni 2019Tambang
PT Itama Ranoraya Tbk.31 Maret 2019Perdagangan, Jasa, dan Investasi
PT Trinitan Metals and Minerals Tbk.31 Maret 2019Industri Dasar dan Kimia
PT Alamanda Investama Tbk.31 Meri 2019Properti, Real Estat, dan Konstruksi Bangunan
PT Digial Mediatama Maxima Tbk.30-Apr-19Perdagangan, Jasa, dan Investasi
PT Asia Sejahtera Mina Tbk.30 Juni 2019Industri Barang Konsumer
PT Singaraa Putra Tbk.31 Meri 2019Perdagangan, Jasa, dan Investasi
PT Sinergi Inti Plastindo Tbk.31 Meri 2019Industri Dasar dan Kimia
PT Ginting Jaya Energi Tbk.30-Apr-19Tambang
PT Aneka Minera Indonesia Tbk.30 Juni 2019Infrastruktur, utilitas, dan transportasi
PT Palma Serasih Tbk.31 Meri 2019Pertanian
PT Mulia Boga Raya Tbk.30 Juni 2019Industri Barang Konsumer
PT Prima Globalindo Logistik Tbk.31 Meri 2019Infrastruktur, utilitas, dan transportasi
PT Cisadane Sawit Raya Tbk.30 Juni 2019Pertanian
PT Indo Bintang Mandiri Tbk.31 Meri 2019Aneka Industri
PT Repower Asia Indonesia Tbk.31 Meri 2019Properti, Real Estat, dan Konstruksi Bangunan
PT SAM Indonesia Tbk.30 Juni 2019Perdagangan, Jasa, dan Investasi
PT Bank Amar Indonesia Tbk.30 Juni 2019Keuangan
PT Graha Belitung Utama Tbk.31 Agustus 2019Properti, Real Estat, dan Konstruksi Bangunan
PT Harvest Time Tbk.30 Juni 2019Properti, Real Estat, dan Konstruksi Bangunan
PT Indonesia Fibreboard Industry Tbk.30 Juni 2019Industri Dasar dan Kimia

Sumber: Bursa Efek Indonesia per 26 September 2019.

Sejauh ini, bursa telah kedatangan 39 perusahaan tercatat baru. Dengan menambahkan 31 calon emiten lagi dalam pipeline, total perusahaan tercatat yang dapat dicapai pada tahun ini mencapai 70 emiten baru atau mendekati target bursa sebanyak 75 pencatatan efek baru.

Sementara itu, masih ada beberapa perusahaan lagi yang telah bertemu dengan pihak bursa tetapi belum menyerahkan dokumen. Diharapkan, lanjut Nyoman, beberapa perusahaan lagi akan masuk ke pipeline IPO menggunakan laporan keuangan Juni 2019.

Dari 31 perusahaan yang sudah menyerahkan dokumen, Nyoman menyebut masih belum ada yang akan masuk ke papan akselerasi.

“Itu juga kami tunggu yang akselerasi karena dari sisi perdagangan sudah kami buka. Intinya kami sudah siap dari sisi pencatatannya dan kami siap dari sisi perdagangannya,” imbuh Nyoman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dwi Nicken Tari
Editor : Ana Noviani

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper