Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Merosot, Investor Asing Tetap Borong Saham

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing membukukan aksi beli bersih (net buy) senilai Rp144,80 miliar, setelah melanjutkan net buy pada perdagangan pekan lalu.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 07 Oktober 2019  |  18:55 WIB
Karyawan melintas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (27/5/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Karyawan melintas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (27/5/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Investor asing membukukan aksi beli bersih pada perdagangan hari ini, Senin (7/10/2019), meskipun IHSG ditutup melemah.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing membukukan aksi beli bersih (net buy) senilai Rp144,80 miliar, setelah melanjutkan net buy pada perdagangan pekan lalu.

Investor asing mencatat aksi beli sebesar 655,24 juta lembar saham senilai Rp1,48 triliun. Adapun aksi jual oleh investor asing tercatat 642,25 juta lembar saham senilai Rp1,34 triliun.

Total nilai transaksi yang terjadi di lantai bursa hari ini mencapai sekitar Rp7,38 triliun dengan volume perdagangan tercatat sekitar 16,93 miliar lembar saham.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1 persen atau 60,67 poin ke level 6.000,58 pada akhir perdagangan hari ini dari penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Jumat (4/10), IHSG ditutup di level 6.061,25 dengan penguatan 0,38 persen atau 22,72 poin.

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak pada kisaran 5.988,87-6.084,16. Sebelum berbalik melemah, indeks sempat melanjutkan penguatannya dengan dibuka naik 0,27 persen atau 16,49 poin di posisi 6.077,74 pada Senin pagi.

Seluruh sembilan sektor berakhir di zona merah, dipimpin oleh sektor industri dasar yang melemah 2,51 persen, disusul sektor barang konsumsi yang melemah 1,47 persen.

Dari 655 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, sebanyak 130 saham menguat, 272 saham melemah, dan 253 saham stagnan.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang masing-masing melemah 3,14 persen dan 1,91 persen menjadi penekan utama pelemahan IHSG di akhir perdagangan.

 

Ringkasan perdagangan saham oleh investor asing
TanggalTotalKeterangan
7 OktoberRp144,8 miliarNet buy
4 OktoberRp474,79 miliarNet buy
3 OktoberRp792,38 miliarNet sell
2 OktoberRp788,97 miliarNet buy
1 OktoberRp607,2 miliarNet sell
30 SeptemberRp68,91 miliarNet sell
27 SeptemberRp338,59 miliarNet sell
26 SeptemberRp175,54 miliarNet buy
25 SeptemberRp769,74 miliarNet sell
24 SeptemberRp773,17 miliarNet sell

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

transaksi saham
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top