Mengekor IHSG, Indeks Bisnis-27 Ditutup Melemah lebih dari 1 Persen

Berdasarkan data Bloomberg, indeks Bisnis-27 ditutup melemah 1,16 persen atau 6,05 poin ke level 516,13 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 07 Oktober 2019  |  18:52 WIB
Mengekor IHSG, Indeks Bisnis-27 Ditutup Melemah lebih dari 1 Persen
Pengunjung mengambil foto monitor perdagangan harga saham di Jakarta, Jumat (1/2/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Bisnis-27 mengikuti gerak IHSG dan ditutup di zona merah pada perdagangan hari ini, Senin (7/10/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, indeks Bisnis-27 ditutup melemah 1,16 persen atau 6,05 poin ke level 516,13 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Jumat (4/10), indeks Bisnis-27 dituutp dengn penguatan 0,38 persen atau 1,95 poin ke level 522,18, mengakhiri pelemahan lima hari berturut-turut.

Indeks Bisnis mulai melanjutkan penguatnnya setelah dibuka naik 0,43 persen atau 2,24 poin ke level 524,41. Sepanjang perdagangan hari ini, indeks Bisnis-27 bergerak di level 514,86-524,87.

Sebanyak 3 saham menguat, 23 saham melemah, dan satu saham stagnan dari 27 saham anggota indeks Bisnis-27 yang diperdagangkan pada akhir perdagangan hari ini.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang masing-masing melemah 1,91 persen dan 1,27 persen menjadi penekan utama pelemahan indeks Bisnis-27.

Indeks Bisnis-27 merupakan indeks yang terdiri dari 27 saham perusahaan tercatat yang dipilih berdasarkan kriteria fundamental, teknikal atau likuiditas transaksi dan akuntabilitas dan tata kelola perusahaan.

Sejalan dengan indeks Bisnis, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1 persen atau 60,67 poin ke level 6.000,58 pada akhir perdagangan hari ini dari penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Jumat (4/10), IHSG ditutup di level 6.061,25 dengan penguatan 0,38 persen atau 22,72 poin.

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak pada kisaran 5.988,87-6.084,16. Sebelum berbalik melemah, indeks sempat melanjutkan penguatannya dengan dibuka naik 0,27 persen atau 16,49 poin di posisi 6.077,74 pada Senin pagi.

Seluruh sembilan sektor berakhir di zona merah, dipimpin oleh sektor industri dasar yang melemah 2,51 persen, disusul sektor barang konsumsi yang melemah 1,47 persen.

Dari 655 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, sebanyak 130 saham menguat, 272 saham melemah, dan 253 saham stagnan.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang masing-masing melemah 3,14 persen dan 1,91 persen menjadi penekan utama pelemahan IHSG di akhir perdagangan.

Berikut adalah harga saham Bisnis-27:
KodeNama PerusahaanHarga (Rp)

ACES

PT Ace Hardware Indonesia Tbk.

1750

ADRO

PT Adaro Energy Tbk

1250

ANTM

PT Aneka Tambang Tbk.

955

ASII

PT Astra International Tbk

6325

BBCA

PT Bank Central Asia Tbk

30350

BBNI

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk

6675

BBRI

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

3900

BDMN

PT Bank Danamon Indonesia Tbk

4580

BMRI

PT Bank Mandiri Persero Tbk

6350

CPIN

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk

5100

HMSP

PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk

2110

ICBP

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk

12275

INCO

PT Vale Indonesia Tbk PT

3620

INDF

PT Indofood Sukses Makmur Tbk

7700

INKP

PT Indah Kiat Pulp & Paper Corp Tbk

6050

INTP

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk

18550

JPFA

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

1505

KLBF

PT Kalbe Farma Tbk

1630

MAPI

PT Mitra Adiperkasa Tbk

970

MYOR

PT Mayora Indah Tbk

2290

PTBA

PT Bukit Asam Tbk

2150

PWON

PT Pakuwon Jati Tbk

580

SCMA

PT Surya Citra Media Tbk

1170

SMGR

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk

11300

TLKM

PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk

4110

TPIA

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk

8000

UNTR

PT United Tractors Tbk

20400

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
indeks bisnis27

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top