Mirae Asset Sekuritas Proyeksi Penawaran Lelang SUN bakal Sentuh Rp55 Triliun

Ada tujuh seri Surat Utang Negara (SUN) yang ditawarkan dalam lelang pada Selasa (24/9/2019).
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 24 September 2019  |  09:51 WIB
Mirae Asset Sekuritas Proyeksi Penawaran Lelang SUN bakal Sentuh Rp55 Triliun
Karyawan mencari informasi tentang obligasi di Jakarta, Rabu (17/7/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA -- Mirae Asset Sekuritas Indonesia memperkirakan penawaran masuk dalam lelang Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa (24/9/2019), mampu menyentuh kisaran Rp45 triliun-Rp55 triliun. 
 
Dikutip dari risetnya, Selasa (24/9), analis fixed income Mirae Asset Sekuritas Indonesia Dhian Karyantono mengatakan saat ini, kondisi pasar memberikan lampu hijau terhadap penawaran masuk yang lebih besar pada lelang SUN. Sebagai gambaran, pada lelang sebelumnya, penawaran yang masuk mencapai Rp44,7 triliun. 

Dia menuturkan jatuh temponya seri FR0036 beberapa hari lalu, menjadi pemicu utama naiknya penawaran yang masuk. Kendati harga SUN bakal naik, hal itu tak menyurutkan minat dalam lelang ke-13 pada kuartal III/2019 ini.

Oleh karena itu, Dhian memperkirakan penawaran masuk bisa menembus hingga Rp55 triliun. 
 
"Estimasi kenaikan incoming bids dalam lelang SUN kali ini, faktor utamanya, disebabkan oleh adanya jatuh tempo seri SUN FR0036 pada 15 September 2019," terangnya. 
 
Seperti diketahui, pemerintah menetapkan target indikatif Rp15 triliun dan target maksimal Rp30 triliun dari penawaran tujuh seri SUN. Adapun, SUN kupon diskonto diwakili satu seri baru yakni SPN03191226. Sementara itu, enam seri lainnya merupakan seri lama yang ditawarkan kembali. 
 
Pemerintah menargetkan Rp185 triliun dari 13 kali penawaran pada kuartal III/2019. Sebelumnya, pemerintah pun telah melakukan debt switch terhadap 10 seri SUN yang memperoleh penawaran sebesar Rp4,76 triliun, tapi yang dimenangkan sebesar Rp2,12 triliun dari tiga seri SUN tenor panjang yang diterbitkan yakni seri FR0081, FR0082 dan FR0076.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
surat utang negara

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top