Data Ekonomi Variatif, Wall Street Ditutup Mixed

Bursa saham Amerika Serikat ditutup variatif pada perdagangan Senin (23/9/2019), dengan penguatan saham Apple diimbangi oleh data ekonomi menambah kehati-hatian atas perang perdagangan AS-China yang berkepanjangan.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 24 September 2019  |  06:32 WIB
Data Ekonomi Variatif, Wall Street Ditutup Mixed
Bursa Saham AS Wallstreet - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Amerika Serikat ditutup variatif pada perdagangan Senin (23/9/2019), dengan penguatan saham Apple diimbangi oleh data ekonomi menambah kehati-hatian atas perang perdagangan AS-China yang berkepanjangan.

Apple Inc menguat 0,5 persen setelah regulator perdagangan AS menyetujui 10 dari 15 permintaan pembebasan tarif oleh produsen iPhone ini. Micron Technology Inc, yang memasok komponen ke Apple juga menguat 0,9 persen.

Di sisi lain Indeks Pembelian Manajer (Purchasing Managers’ Index) untuk sektor jasa menyusut untuk pertama kalinya dalam 9,5 tahun pada bulan September. Data juga menunjukkan aktivitas manufaktur naik pada bulan September, melampaui ekspektasi.

"Apa yang menjadi pertanyaan di pasar adalah apakah kita menuju resesi dalam 12 bulan ke depan. Jadi semua rilis data menjadi semakin penting," kata Quincy Krosby, kepala analis pasar di Prudential Financial, seperti dikutip Reuters.

Ia melanjutkan, setiap data optimis memnuat investor berharap AS akan dapat menghindari resesi.

Investor juga telah berhati-hati terhadap kemajuan dalam pembicaraan perdagangan China-AS setelah delegasi pertanian China membatalkan kunjungan ke Montana.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 14,92 poin atau 0,06 persen ke level 26.949,99, sedangkan indeks S&P 500 kehilangan 0,29 poin atau 0,01 persen ke 2.991,78 dan Nasdaq Composite turun 5,21 poin atau 0,06 persen ke level 8.112,46.

"Investor ragu-ragu dan mengambil sikap wait and see, dan tidak ada kebutuhan mendesak untuk mengejar pergerakan saham kecuali break out, dan tentu saja tidak ada yang mau menjual saham," kata Michael O ' Rourke, kepala analis pasar di JonesTrading.

Saham American Express menguat 1,2 persen setelah mengumumkan rencana buyback saham dan peningkatan dividen.

Di sisi lain, Boeing melemah setelah laporan Reuters bahwa regulator antitrust Eropa berencana menyelidiki tawaran produsen pesawat untuk mengakuisisi lini bisnis Embraer SA yang berbasis di Brasil senilai US$4,75 miliar.

Selain itu, kepala Administrasi Penerbangan Federal AS memberikan perincian kemajuan penyelidikan pesawat Boeing 737 Max kepada regulator udara internasional.

Jejaring sosial Facebook Inc turun 1,6 persen dan berada di antara penekan terbesar di S&P 500 bersama dengan Amazon.com yang melemah 0,5 persen.

Pergerakan bursa saham Amerika Serikat

Indeks

Level

Perubahan (persen)

Dow Jones

26.949,99

+0,06 persen

S&P 500

2.991,78

-0,01 persen

Nasdaq

8.112,46

-0,06 persen

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bursa as

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top